Kekhawatiran Perang Mata Uang Mencuat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Seoul – Donald Trump, Presiden Amerika Serikat (AS) menuduh China dan Uni Eropa telah memanipulasi nilai mata uang mereka. Beberapa jam kemudian, China mendevaluasi yuan pada level 6,767 per dolar. Hal itu dilakukan sebagai langkah untuk memperkuat kebijakan fiskal dan keuangan dalam persiapan konflik perdagangan yang berlarut-larut dengan AS. Karena yuan terus turun terhadap dolar, kekhawatiran atas perang mata uang yang dipicu oleh konflik perdagangan antara dua ekonomi teratas di dunia semakin meningkat. Saat ini, Korea Selatan (Korsel) tengah mempertimbangkan faktor risiko dan fluktuasi mata uang China sebagai akibat dari tekanan Washington. Kemunduran ekspor dan perlambatan ekonomi di China akan memberikan pukulan besar pada Korea Selatan, yang menjual banyak barang ke China. "Kami berhati-hati menganalisa perubahan dalam lingkungan eksternal dan mengambil berbagai cara untuk mendiversifikasi pasar ekspornya," ujar Bank Sentral Korea Selatan seperti dikutip KBSworld. Lanjut dia, hal itu sebabnya Korea Selatan perlu mempersiapkan tanggapannya yang tepat terhadap perang mata uang yang semakin sengit. Saat ini, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin telah mengatakan bahwa Washington akan memantau secara ketat apakah China memanipulasi nilai tukar mata uang asingnya. Seperti dilansir Bloomberg, diterangkan perang mata uang antara AS dan China tidak hanya akan berdampak pada pasar valuta asing global, namun akan membuat ekuitas, minyak dan aset pasar yang berkembang jatuh. Diperkirakan bahwa negara ekonomi terbuka yang kecil, seperti Korea Selatan, Hungaria dan Republik Ceko akan menjadi korban terbesar dalam konflik perdagangan global. Di tengah perang mata uang yang semakin intensif, negara seperti Korea Selatan yang mengimpor bahan baku atau suku cadang dan mengekspor barang jadi, akan kehilangan daya saing mereka pada ekspor, karena kenaikan harga impor. Di sisi lain, perang mata uang antara AS dan China dapat menguntungkan mata uang Korea dan pasar saham Korea. kgy
Tag :

Berita Terbaru

Di Tengah Konflik Geopolitik, Kemenhaj Bangkalan pastikan CJH Aman Selama Ibadah

Di Tengah Konflik Geopolitik, Kemenhaj Bangkalan pastikan CJH Aman Selama Ibadah

Selasa, 14 Apr 2026 11:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti viralnya konflik geopolitik di Timur Tengah, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bangkalan,…

Dipicu Kondisi Kesehatan-Meninggal, 15 CJH Sumenep Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Dipicu Kondisi Kesehatan-Meninggal, 15 CJH Sumenep Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 14 Apr 2026 11:01 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Musim haji tahun 2026 kali ini menjadi momentum bahagia bagi yang menjalankan. Namun, tak semua Calon Jemaah Haji (CJH) bisa…

Dorong Digitalisasi, Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Parkir Nontunai di KBS

Dorong Digitalisasi, Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Parkir Nontunai di KBS

Selasa, 14 Apr 2026 10:58 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka meningkatkan dan mendorong transparansi digitalisasi layanan parkir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan…

Per Februari-Maret 2026, Ratusan Ribu KPM di Banyuwangi Terima Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng

Per Februari-Maret 2026, Ratusan Ribu KPM di Banyuwangi Terima Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng

Selasa, 14 Apr 2026 10:49 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur melalui Perum Bulog Kantor cabang setempat menyalurkan ratusan bantuan…

Atasi Sedimentasi Pemicu Banjir, Pemkot Malang Masifkan Normalisasi Sungai

Atasi Sedimentasi Pemicu Banjir, Pemkot Malang Masifkan Normalisasi Sungai

Selasa, 14 Apr 2026 10:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 10:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna mengatasi persoalan sedimentasi yang menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya banjir, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang,…

Rapat Paripurna DPRD Sumenep "Penyampaian Nota Penjelasan Bupati Sumenep Terhadap 3 Raperda 2026"

Rapat Paripurna DPRD Sumenep "Penyampaian Nota Penjelasan Bupati Sumenep Terhadap 3 Raperda 2026"

Selasa, 14 Apr 2026 10:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 10:20 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) kabupaten Sumenep, menggelar Rapat Paripurna DPRD dengan agenda Penyampaian Nota Penjelasan Bupati…