19 Desa di Lamongan Dilanda Kekeringan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan- Kekeringan di Lamongan melanda 19 desa di 9 kecamatan. Dari 19 desa, 12 desa sudah mengajukan permintaan dropping air secara resmi ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan. Kabid Tanggap Darurat BPBD Lamongan, Muslimin mengatakan, hingga kini sudah 9 kecamatan yang mengalami kekeringan. 9 Kecamatan yang sudah mengajukan permintaan bantuan dropping air di antaranya adalah Desa Bedingin, Pangkatrejo, Bakalanrejo dan Kedung Banjar di Kecamatan Sugio, Desa Bakalanpule di Kecamatan Tikung, Desa Kedungmegarih di Kecamatan Kembangbahu, Desa Banjarejo di Kecamatan Sukodadi, Kecamatan Mantup. Kecamatan lainnya, Kecamatan Modo sudah ada 5 desa yang mengajukan permintaan dropping air. Yakni, Desa Sumberagung, Kedungrejo, Medalem, Jatipayak, Kedungwaras dan Kedunglerep. Di Kecamatan Sarirejo ada satu desa sudah mengajukan permintaan bantuan dropping air yakni Desa Kedungkumpul. "Dua kecamatan lainnya adalah Kecamatan Bluluk ada 2 desa, Desa Talunrejo dan Bluluk, dan Kecamatan Lamongan di Desa Kebet," kata Muslimin kepada wartawan di sela mengikuti dropping air di Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sarirejo. Dropping air dari BPBD Lamongan, jelas dia, langsung diserbu warga. Sebab, mereka sudah lama kesulitan air. "Setiap harinya kita biasanya melakukan 2 hingga 3 kali dropping air ke beberapa desa dengan jumlah armada kita 3 mobil tangki berkapasitas 6 ribu liter," terangnya. Jumlah desa dan kecamatan ini, kata Muslimin, bisa dimungkinkan bertambah seiring musim kemarau yang belum berakhir. "Dropping air bersih ini sudah kami lakukan sejak awal Juli hingga nanti menjelang musim penghujan," terang Muslimin yang menegaskan BPBD akan segera mengirim bantuan air bersih jika ada permintaan dari desa disertai keterangan dari desa dan camat setempat. Sementara Kepala Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sarirejo, Sunarti mengatakan, desanya sudah 2 bulan ini kekeringan air bersih. Biasanya, warga mengandalkan telaga untuk kebutuhan air bersih. "Dulu biasanya mengandalkan telaga, tapi karena telaga sudah kering, sehingga kami meminta bantuan air bersih," terang Sunarti.
Tag :

Berita Terbaru

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura   ‎

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura  ‎

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) yang tergabung dalam Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) menyuarakan sejumlah tuntutan dal…