Pakai Baju Adat, Komunitas Pecinta Alam Ini Galang Dana untuk Lombok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bencana Alam yang terjadi di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat mengundang perhatian banyak pihak. Tak hanya sebagai bahan wacana, sekelompok komunitas pecinta alam bergerak menggalang dana atas inisiatif kemanusiaan. Seperti yang dilakukan Komunitas Sedulur Meru, Gogor Sejati dan beberapa komunitas pecinta alam lainnya, yang melakukan penggalangan dana solidaritas untuk Lombok. Namun, aksi penggalangan dana tak melulu hanya bernyanyi, melainkan, para relawan ini mendandani diri mereka dengan pakaian adat. Ada yang dari Bali, Jawa Mataraman, hingga Palembang. Selain itu,mereka juga berpuisi di Traffic Light Perempatan Jalan HR. Muhammad Surabaya, Minggu (12/8) sore. "Aksi ini kami lakukan atas inisiatif pribadi. Atas nama kemanusiaan, kami tergerak mencari bantuan apapun bentuknya agar sampai dan mampu meringankan saudara kami yang sedang kesusahan," Sebut Arip Olala yang merupakan koordinator aksi solidaritas itu. Arip menyebut, jika aksi penggalangan dana ini dilakukan secara intensif sejak empat hari lalu. mereka membagi tim ke beberapa titik. "Ada yang di Sidoarjo kemarin, Sabtu di pertigaan Mastrip. Sekarang disini (Hr. Muhammad)," imbuhnya. Sementara itu, salah satu ketua organisasi pecinta alam Gogor Sejati, Fathur Rozi menyebut, jika ia dan beberapa kawannya sesama pecinta alam turut merasakan bagaimana penderitaan korban bencana di Lombok. "Kami merasakan bagaimana mereka harus kehilangan tempat tinggal, harta benda dan orang terkasih. Tidak bisa kita hanya dengan membayangkan, tapi harus bergerak dengan gerakan kecil mula-mula, jika serentak, insyaAllah bisa bantu mereka," kata Rozi Fals, sapaan akrab pemuda itu. Hingga hari ini, dana yang sudah berhasil dikumpulkan dari komunitas tersebut mencapai 7 juta rupiah. Selain uang tunai mereka juga menerima baju bekas layak pakai. Rencananya hasil penggalangan dana itu akan disalurkan melalui instansi terkait menuju ke Lombok.
Tag :

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…