Begini Efek Negatif Konsumsi Cuka Sari Apel

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Selama ini, cuka sari apel dikenal sebagai salah satu bahan dapur yang sangat baik untuk kesehatan. Tidak hanya ampuh mengatasi permasalahan sakit perut, cuka sari apel juga bisa digunakan sebagai obat jerawat hingga menurunkan berat badan. Selain memberi manfaat yang luar biasa, tidak banyak yang tahu bahwa cuka sari apel ternyata juga memberi efek negatif untuk kesehatan gigi jika terlalu sering meminumnya. Menurut penelitian dilansir dari Reader’s Digest, cuka sari apel dapat mengikis enamel gigi. Penelitian menyebutkan cuka sari apel memiliki sifat yang sama dengan minuman atau makanan yang memiliki tingkat keasaman tinggi seperti soft drink atau jus buah. Dari sebuah penelitian ditemukan bahwa cuka sari apel dengan pH 2,7 sampai 3,9 dapat mengikis 20 persen mineral gigi hanya dalam hitungan jam setelah meminumnya. Belum diketahui apakah cuka sari ape juga berpengatuh terhadap saliva dalam mulut. Saliva adalah kelenjar yang berfungsi untuk melindungi gigi dari keropos dan karang gigi. Namun yang pasti cuka sari apel tidak ramah terhadap gigi. Dengan manfaatnya yang sangat besar tentu sayang jika tidak mengonsumsinya. Agar bisa mendapatkan manfaatnya tapi sekaligus tidak membahayakan kesehatan gigi, Jaimi Jansen dari Santacruz CORE Fitness + Rehab di Kalifornia menyarankan untuk mencampurkan cuka sari apel dengan air putih. Perbandingannya masing-masing yaitu satu untuk cuka sari apel dan 10 untuk air putih. Kemudian, Jansen juga menyarankan agar tetap melakukan kumur-kumur setelah meminumnya. Sehinggga tidak ada sisa-sisa asam yang masih menempel pada gigi.
Tag :

Berita Terbaru

Pemkot Malang Inovasikan Pengelolaan Sampah Plastik dan Styrofoam Jadi BBM

Pemkot Malang Inovasikan Pengelolaan Sampah Plastik dan Styrofoam Jadi BBM

Kamis, 30 Jul 2026 12:23 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai langkah strategi dalam mengurangi volume yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang maupun ke lokasi…

KemenPPPA dan KPAI Apresiasi Berbagai Inovasi Surabaya untuk Perlindungan Anak

KemenPPPA dan KPAI Apresiasi Berbagai Inovasi Surabaya untuk Perlindungan Anak

Kamis, 30 Jul 2026 12:06 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memenuhi hak sekaligus memberikan perlindungan kepada anak mendapat apresiasi…

Terapkan Sistem Digital, Pendapatan Parkir Jalan Tanjung Anom Surabaya Naik Jadi Rp2,6 Juta

Terapkan Sistem Digital, Pendapatan Parkir Jalan Tanjung Anom Surabaya Naik Jadi Rp2,6 Juta

Kamis, 30 Jul 2026 12:00 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan sistem parkir digital di berbagai titik. Hasil evaluasi menunjukkan…

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Balai POM Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman di Kelurahan Nitu

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Balai POM Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman di Kelurahan Nitu

Kamis, 30 Jul 2026 10:56 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Bima - Sebagai upaya mendukung program prioritas nasional terkait percepatan penurunan angka stunting, Balai Pengawas Obat dan Makanan…

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…