Raka dan Ali Topan Sabet Juara KVRR Kediri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Event Kelud Vulcano Road Run (KVRR) 2018 mampu memunculkan atlet-atlet lari maraton level nasional. Dari dua kategori yang diperlombakan yaitu kelas reguler dan pelajar persaingan ketat diperlihatkan dari para peserta lari, Selasa (25/9/2018). Kategori reguler pria dimenangkan oleh Raka Prayoga dari Semanding Pare Kabupaten Kediri. Raka mampu menyingkirkan pelari lainnya dan mampu finish dengan catatan waktu 00:53:40, disusul oleh Aji di urutan kedua dengan perolehan waktu 01:01:11 dan urutan ketiga oleh Andry dengan catatan waktu 01:09:20. Sedangkan gelar juara kategori pelajar pria mampu dibawa pulang oleh Ali Topan dari Kota Malang dengan catatan waktu 00:51:15. Kedua disusul oleh Difa dan ketiga oleh Welly. Usai mencapai garis finish, Raka mengaku berlatih lari di tanjakan Batu Malang. "Yang saya lakukan untuk ikut KVRR tahun ini adalah dengan mencoba track tanjakan di Batu Malang, karena kebetulan saya kuliah di Unisma Malang. Selama satu minggu saya berlatih dan istirahat satu hari untuk menyimpan tenaga. Alhamdulillah membuahkan hasil," terangnya dilokasi. Ia menceritakan strateginya dalam berlari. Usai bendera start dikibarkan, Raka mengaku berlari stabil agar tidak cepat lelah. Karena jika dipaksakan kaki bisa kram dan stamina cepat terkuras. "Ini merupakan keikutsertaan saya yang kedua kalinya dalam ajang KVRR. Tahun kemarin saya hanya mencapai urutan nomer 5 dan Alhamdulillah tahun ini mampu finish terdepan," tambah Raka. Begitu juga Ali Topan dari kota Malang. Sama seperti yang disampaikan oleh Raka, menurutnya dengan latihan rutin, semangat sekaligus ada niat pasti akan bisa mengukir prestasi. "Baru kali ini saya mengikuti KVRR, ternyata medannya sangat luar biasa berat. Tanjakannya membuat tenaga sangat terkuras. Ini sangat berbeda dengan event-event lari yang pernah saya ikuti,” katanya. Namun ia mengaku rasa lelah itu sedikit terobati dengan menikmati keindahan pesona Gunung Kelud selama perjalanan. "Saya tadi sempat kaget saat masuk terowongan yang sangat gelap dan saat keluar dapat menyaksikan secara langsung keindahan kawah Gunung Kelud. Untuk KVRR tahun 2019 mendatang saya akan mengikutinya lagi. Saya sangat menikmatinya, Kelud memang sangat indah, alami dan yang pasti udara pegunungan disini sangat sejuk, membuat betah belama-lama disini," pungkasnya. Seperti diketahui, jumlah peserta dalam ajang lari tersebut mencapai 629 orang. Pendaftarannya pun dibagi menjadi dua kategori besar, yaitu pelajar dan reguler. Untuk pelajar pria yang mendaftar sebanyak 72 orang sedangkan pelajar putri 17 orang. Untuk peserta kategori reguler lebih banyak, yaitu 406 orang peserta pria dan 134 perempuan. Pendaftarnya pun dari berbagai daerah, tak hanya dari Kabupaten Kediri saja. Total ada 35 daerah yang menjadi peserta gelaran KVRR tahun ini. Selain Jawa Timur terdapat peserta dari Riau. Adv/kominfo/can
Tag :

Berita Terbaru

Anggota DPR Novita Hardini Desak Penyelenggara Event Nasional Libatkan UMKM Desa

Anggota DPR Novita Hardini Desak Penyelenggara Event Nasional Libatkan UMKM Desa

Minggu, 10 Mei 2026 17:55 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI, Ponorogo– Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong perubahan mendasar dalam paradigma penyelenggaraan acara (event) nasional di I…

Rapat Perdana DPC PAMDI Sidoarjo Rumuskan Pelaksanaan Konsilidasi Internal

Rapat Perdana DPC PAMDI Sidoarjo Rumuskan Pelaksanaan Konsilidasi Internal

Minggu, 10 Mei 2026 16:58 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 16:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Organisasi DPC Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Sidoarjo 2026 – 2031 menggelar rapat perdana usai terbentuk k…

Wabub Mimik Idayana Apresiasi Tim Kreasi Formasi Berbaris SMPN 1 Sedati

Wabub Mimik Idayana Apresiasi Tim Kreasi Formasi Berbaris SMPN 1 Sedati

Minggu, 10 Mei 2026 15:34 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Turut serta meramaikan CFD (Car Free Day) Kabupaten Sidoarjo, SMP Negeri 1 Sedati dengan peserta didiknya yang tergabung dalam…

Daya Jual di Pasaran Tinggi, Peternak di Ponorogo Kembangkan Budidaya Ayam Sengkuni

Daya Jual di Pasaran Tinggi, Peternak di Ponorogo Kembangkan Budidaya Ayam Sengkuni

Minggu, 10 Mei 2026 14:58 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat potensi budidaya ayam hasil persilangan yang dikenal dengan sebutan ayam Sengkuni yang banyak diminati karena…

Dana Pusat Belum Cair, Operasional 24 SPPG di Surabaya Terpaksa Berhenti Sementara

Dana Pusat Belum Cair, Operasional 24 SPPG di Surabaya Terpaksa Berhenti Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 14:26 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keterlambatan pencairan dana dari pemerintah pusat, kini sejumlah operasional satuan pelayanan pemenuhan gizi…

Diserang Hama Tikus, Petani di Lumajang Meringis: Jagung - Cabai Rusak Terancam Gagal Panen

Diserang Hama Tikus, Petani di Lumajang Meringis: Jagung - Cabai Rusak Terancam Gagal Panen

Minggu, 10 Mei 2026 14:15 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Serangan hama tikus di kawasan Lumajang, Jawa Timur mengakibatkan sejumlah petani meringis. Pasalnya, imbas hama tikus tersebut,…