Beli Air Isi Ulang Untuk Mencuci dan Mandi

Empat Hari Air tak Keluar, Warga Keluhkan Pelayanan PDAM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tak dialiri pasokan air PDAM (perusahan air minum daerah) selama empat hari, Warga Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri Surabaya resah bahkan kesal dengan pelayanan PDAM. Hal ini dikeluhkan beberapa warga RT 03 RW 03 Lidah Wetan yang harus membeli air minum isi ulang untuk memenuhi kebutuhan seperti masak, mandi hingga mencuci pakaian. Giasim, salah satu warga mengatakan jika empat hari ini air PDAM tak mengaliri kawasan tempat tinggalnya meskipun pada malah hari. Padahal, sebelumnya air PDAM dikawasan tersebut bisa mengalir hanya pada waktu malam hari. "Biasanya mengalir kalau malam saja. Ini malah lebih parah, pagi siang malam tak mengalir sama sekali," kata Giasim, Jum’at (28/9/2018) siang. Giasim menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mandi, masak bahkan mencuci pakaian dan piring harus membeli air minum isi ulang. Terkadang, Giasim dan warga lainnya harus mengambil air sumur yang tak begitu bersih. "Kadang saya beli air isi ulan 20 galon untum mencuci pakaian, masak dan mandi. Bayangkan mas, setiap hari harus mengeluarkan uang Rp 80 Ribu," tambah Giasim. Tak hanya Giasim, Rupiah yang juga warga sekitar mengatakan jika dirinya memilih lebih baik mondar mandir untuk menimba air disumur yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya ketimbang membeli air isi ulang. Pendapatan yang didapat keluarganya tak cukup jika harus menambah pengeluaran untuk membeli air isi ulang. "Kami ini tiap bulan bayar PDAM, kalu telat ya di denda bahkan di putus. Kalau saya harus membeli isi ulang untuk kebutuhan air, saya ndak mampu mas," keluh Rupiah. Selain Rupiah dan Giasim, warga lidah wetan atau bahkan warga Surabaya lainnya juga mengeluhkan hal yang sama. Warga berharap, PDAM segera memperbaiki pelayanan agar masyarakat kecil tak harus mengeluarkan uang tambahan untuk membeli air hanya untuk mencuci pakaian atau bahkan mandi. jmi
Tag :

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…