Fakta Mengejutkan Kentang Goreng McDonald’s

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Tidak bisa dimungkiri bahwa daya tarik makanan cepat saji begitu besar. Hal ini lantaran rasa gurih dan harga paket makanan yang dijual terbilang murah dibandingkan dengan restoran terkemuka. Bukan hanya ayam goreng yang menjadi primadona, kentang goreng di gerai makanan cepat saji pun menjadi menu wajib ketika berkunjung ke restoran ini. Dari sekian banyak restoran cepat saji yang ada di penjuru dunia, pernahkah Anda sadari bahwa kentang dari McDonald’s begitu menarik dari segi rasa tekstur dan penampilan. Hal ini pun membuat Anda ingin makan lagi dan lagi. Nah, setidaknya ada enam fakta menarik mengenai kentang goreng dari restoran cepat saji ini, seperti yang dilansir dari laman Reader’s Digest, Rabu, 17 Oktober 2018 berikut ini. 1. Dipotong menggunakan pisau Banyak orang yang percaya bahwa kentang goreng yang memiliki bentuk lurus sempurna di restoran cepat saji ini menggunakan alat khusus. Padahal ternyata tidak, kentang goreng yang digunakan McDonald’s dipotong menggunakan pisau sungguhan. Setelah kulit dikupas dan dicuci, kentang kemudian dipotong menggunakan pisau. 2. Warna kentang selalu menarik Pernahkah Anda memperhatikan semua kentang memiliki warna yang sama dan terlihat sangat segar? Rahasianya adalah, setelah dipotong, kentang ditaburi gula dan dilapisi pirofosfat asam natrium untuk mencegahnya berubah menjadi abu-abu ketika dibekukan. 3. Dibekukan sebelum dikirim Sebelum dikemas, kentang goreng dimasak setengah matang dan dibekukan. Baru lah kentang dikirim ke gerai-gerai McDonald’s. 4. Terdiri dari 19 bahan Secara teknis hanya ada 14 bahan dalam membuat kentang goreng McDonald’s. Beberapa di antaranya tercantum dua kali karena mereka digunakan dalam dua tahap produksi yang berbeda. Beberapa bahan termasuk kentang, minyak canola, minyak kedelai, perasa daging sapi alami, susu terhidrolisis dan asam sitrat. 5. Bahan rahasia yang membuat ketagihan Pernahkah Ada berpikir bahwa sulit untuk berhenti menyantap kentang goreng McDonald’s? Alasannya adalah adanya kandungan lemak sapi. Ya, McDonald’s telah menambahkan lemak sapi ke dalam kentang goreng mereka sejak tahun 1950-an.
Tag :

Berita Terbaru

Lewat Hilirisasi Produk Olahan Melon, Pemkab Madiun Dorong Industri Kecil

Lewat Hilirisasi Produk Olahan Melon, Pemkab Madiun Dorong Industri Kecil

Selasa, 21 Apr 2026 14:47 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Pemerintah Kabupaten Madiun mulai mendorong hilirisasi Melon sebagai upaya meningkatkan nilai tambah sekaligus membuka peluang…

Ratusan Calon Jemaah Kloter 1 dan 2 Tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya

Ratusan Calon Jemaah Kloter 1 dan 2 Tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya

Selasa, 21 Apr 2026 14:45 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pada Selasa (21/04/2026), sebanyak 760 calon jemaah haji (CHJ) kloter pertama dan kedua tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya…

Stok Mulai Langka, Harga Minyakita di Surabaya Tembus Rp20 Ribu per Kemasan

Stok Mulai Langka, Harga Minyakita di Surabaya Tembus Rp20 Ribu per Kemasan

Selasa, 21 Apr 2026 14:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Harga minyak goreng merk Minyakita mengalami lonjakan harga yang signifikan di beberapa daerah, salah satunya di Kota Surabaya…

Prioritaskan Fungsi Pedestrian, Pemkot Surabaya Bongkar Fasad Eks Toko Nam

Prioritaskan Fungsi Pedestrian, Pemkot Surabaya Bongkar Fasad Eks Toko Nam

Selasa, 21 Apr 2026 14:11 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menata ruang publik dengan memprioritaskan fungsi pedestrian,…

Jaga Stabilitas Pangan, TPID Kota Madiun Perkuat Langkah Pengendalian Harga

Jaga Stabilitas Pangan, TPID Kota Madiun Perkuat Langkah Pengendalian Harga

Selasa, 21 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun terus memperkuat langkah pengendalian…

Resahkan Rusak Ekosistem, DLH Surabaya Tegaskan Populasi Ikan Sapu-sapu Masih Terkendali

Resahkan Rusak Ekosistem, DLH Surabaya Tegaskan Populasi Ikan Sapu-sapu Masih Terkendali

Selasa, 21 Apr 2026 13:42 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyikapi viralnya kemunculan banyak populasi ikan sapu-sapu di berbagai daerah, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui…