Jaga Stabilitas Pangan, TPID Kota Madiun Perkuat Langkah Pengendalian Harga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu penjual cabai hingga minyak goreng di pasar tradisional Kota Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN
Ilustrasi. Salah satu penjual cabai hingga minyak goreng di pasar tradisional Kota Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun terus memperkuat langkah pengendalian harga bahan pokok di tengah tren kenaikan di sejumlah wilayah. Pasalnya, kenaikan harga cabai terjadi di sejumlah daerah di Indonesia bagian timur. Namun, kondisi di Kota Madiun relatif terkendali.

Upaya ini ditegaskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, dengan fokus pada stabilisasi komoditas strategis seperti cabai dan minyak goreng. Menindaklanjuti viralnya harga minyak goreng curah berada di kisaran Rp20 ribu per liter atau sedikit di atas HET untuk saat ini.

“Alhamdulillah, untuk cabai merah keriting di Kota Madiun masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni di kisaran Rp55 ribu per kilogram. Ini menjadi perhatian bersama agar harga minyak goreng bisa kembali stabil. Kami akan terus melakukan pemantauan di lapangan,” ujar Kepala Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Madiun, Danang Novianto, Selasa (21/04/2026).

Oleh karenanya, sebagai langkah konkret, TPID Kota Madiun akan mengintensifkan koordinasi melalui rapat dan operasi pasar. Selain itu, kerja sama dengan daerah penghasil dan produsen di sekitar Madiun juga akan dimaksimalkan guna memperlancar distribusi.

Dengan sinergi antarwilayah, diharapkan lonjakan harga dapat ditekan dan daya beli masyarakat tetap terjaga. “Kolaborasi dengan daerah penghasil dan produsen akan terus diperkuat agar pasokan lancar dan harga tetap terkendali,” ujarnya. md-01/dsy 

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…