Debat Tahap Kedua, Tanpa Kisi-kisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Usai melakukan evaluasi berdasar masukan dan kritik dari berbagai pihak dan masyarakat, akhirnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan merubah format debat kedua Pilpres 2019 dengan tidak ada bocoran kisi-kisi seputar pertanyaan kepada masing-masing calon. Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan, selain kisi-kisi, pihaknya juga tak akan memberi tahu perihal format debat akan seperti apa. "Abstraksi kisi kisi tidak dikasih tahu ke paslon. Format debat tidak dikasih tahu ke paslon agar tampil lebih memukau mendalami visi misi program dan pemikiran membangun Indonesia lima tahun mendatang," kata Wahyu di Gedung KPU, Jakarta, Senin (21/1). Wahyu memaparkan kebijakan ini dilakukan sebab pemberian kisi-kisi menjadi salah satu yang menarik perhatian banyak pihak. Kisi-kisi bahkan disebut menjadi penyebab debat perdana kedua pasangan capres-cawapres pada pekan lalu terlihat normatif. Wahyu menyatakan perubahan kebijakan ini karena KPU mendengar masukan dari banyak lapisan masyarakat dan meresponsnya langsung supaya debat selanjutnya berjalan lebih baik dari yang pertama "Semangat kami semangat perbaikan dan itu hasil evaluasi kami," tuturnya. Ia menyatakan meski tak memberikan kisi-kisi, para capres-cawapres tetap dihadapkan dengan pertanyaan panelis serta tanggapan dari calon yang lain. Selain kisi-kisi, Wahyu menyatakan para kandidat akan diberi waktu lebih lama dalam mengeksplorasi visi misi. Dalam debat pertama, pasangan calon diberi tiga menit menyampaikan visi misinya. Durasi itu dinilai sangat singkat dan kurang. Namun, ia menyatakan KPU masih belum memutuskan berapa durasi yang ditambahkan sebab hal itu perlu dikoordinasikan dengan televisi penyelenggara. Tak hanya itu, KPU pun bakal mengubah tata ruang debat kedua. Di belakang kandidat nantinya tidak ada pendukung seperti debat perdana. Menurutnya, hal itu demi ketertiban dan estetika. Para pendukung, akan tetap diundang dalam jumlah terbatas dan diberi tempat duduk selain di belakang pasangan calon. Untuk diketahui debat Pilpres 2019 kedua bakal diselenggarakan 17 Februari mendatang di Hotel Sultan, Jakarta. Debat kedua ini hanya mempertemukan dua capres, yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Kedua capres ini nantinya membahas dan mengeksplorasi masalah sesuai tema yang sudah ditentukan, yakni sumber daya alam, energi, pangan, dan infrastruktur.
Tag :

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…