Patok Harga 250 Juta, Pria Ini Mengaku Bisa Masukan Calon Pegawai Negeri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Meski pemerintah dengan tegas sudah menyampaikan perekrutan calon pegawai negeri sipil secara gratis, namun hal ini tidak membuat percaya begitu saja. Buktinya masih ada saja yang tertipu dengan seglintir orang yang mengaku bisa memasukan menjadi pegawai negeri sipil, asal ada uang. Seperti yang dialami oleh Mustakim (50) warga Pakis gunung, Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya. Pria ini harus kehilangan sejumlah puluhan juta karena tertipu oleh Wawan Dwi Efendi (39) asal Perumahan Garaha Indah Blok MM, Kecamatan Tikung Lamongan. Korban seperti disampaikan Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat, mengaku kalau dirinya tertipu oleh pelaku yang bisa memasukan calon pegawai negeri sipil. Kejadian penipuan ini berawal pada bulan Februari, korban mendatangi rumah tersangka, untuk menanyakan terkait perekrutan CPNS. Tersangka kemudian membenarkan pertanyaan korban dan berjanji akan membantu anak korban untuk bisa masuk menjadi CPNS. Akhirnya korban memberikan sejumlah uang sebagai syarat. "Ya, alasannya untuk pelicin agar bisa diterima menjadi PNS di wilayah Pemkot Surabaya. Namun ternyata setelah di tagih korban berkali kali, tersangka hanya memberikan janji, tanpa kepastian," kata Norman, Selasa (19/3) pagi. Norman menambahkan, tersangka memasang harga Rp. 250 juta pada korban, jika korban ingin anaknya bisa masuk menjadi CPNS. Tersangka menjamin anak korban akan masuk menjadi CPNS setelah melunasi seluruh biaya yang disepakati. "Pertama uang Rp. 50 juta diserahkan korban pada tersangka. Sekitar tiga minggu kemudian korban kembali menyerahkan uang tunas senilai Rp. 25 juta," jelasnya menambahkan. Karena tidak ada kejelasan, kata Norman, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut pada Polres Lamongan, guna untuk di proses hukum lebih lanjut. "Barang bukti yang diamankan satu lembar surat perjanjian bermaterai, dan dua lembar kwitansi pembayaran," tegasnya Tersangka Wawan kata Norman, dalam aksinya mengaku bekerjasama dengan Samian, warga Telogopojok, Kabupaten Gresik. Ia hanya sebagai perantara yang mendapat fee 12 persen. "Kita dalami dan kembangkan kasus ini barang kali ada lagi korbannya," pungkasnya. jir
Tag :

Berita Terbaru

PC Fatayat Lamongan Gelar Pelatihan Kader Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

PC Fatayat Lamongan Gelar Pelatihan Kader Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Minggu, 19 Apr 2026 18:10 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Aula PC Fatayat NU Lt. 2 Lamongan, sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan kader pendamping korban kekerasan terhadap…

Ketua DPRD Sidoarjo Apresiasi BPC HIPMI Sidoarjo Bangun Sinergi Ekonomi Lokal

Ketua DPRD Sidoarjo Apresiasi BPC HIPMI Sidoarjo Bangun Sinergi Ekonomi Lokal

Minggu, 19 Apr 2026 17:34 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, bersama  Wakil Bupati Mimik Idayana dan jajaran Forum Koordinator Pimpinan Daerah (Forkopimda) …

Anggota DPRD Sidoarjo Respon Cepat Ambruknya Plafon SDN Sidokepung 1 Buduran

Anggota DPRD Sidoarjo Respon Cepat Ambruknya Plafon SDN Sidokepung 1 Buduran

Minggu, 19 Apr 2026 17:32 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 17:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Elok Suciati. SH anggota Komisi A DPRD Sidoarjo bergerak cepat merespons bencana ambruknya plafon gedung sekolah yang menimpah r…

Sukses Lakukan Transformasi Perbankan, Dirut Bank Jatim Raih Penghargaan dari PWI Jawa Timur

Sukses Lakukan Transformasi Perbankan, Dirut Bank Jatim Raih Penghargaan dari PWI Jawa Timur

Minggu, 19 Apr 2026 15:45 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo sukses meraih penghargaan bergengsi sebagai Tokoh Transformasi Perbankan Daerah dari…

Toko Barang Antik di Padmosusastro Surabaya Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Modernitas

Toko Barang Antik di Padmosusastro Surabaya Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Modernitas

Minggu, 19 Apr 2026 15:30 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di tengah gempuran modernitas, Sederet toko barang antik di Jalan Padmosusastro, Surabaya, masih bertahan, meski sempat terdampak…

Pemkot Surabaya Fokuskan Pembangunan Infrastruktur Jalan, Khususnya Jalan Menuju Tempat Wisata

Pemkot Surabaya Fokuskan Pembangunan Infrastruktur Jalan, Khususnya Jalan Menuju Tempat Wisata

Minggu, 19 Apr 2026 15:20 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selama periode Tahun 2026-2027, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur bakal memfokuskan sejumlah pembangunan infrastruktur…