Pakai Hibrida, Petani Lamongan Hasilkan Padi 11 Ton Perhektar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Petani Lamongan terus berinovasi, dari mulai meninggalkan cara - cara konvensional dan migrasi ke petani modern terus dilakukan. Bahkan soal bibit padi, para petani di daerah penghasil padi terbesar di Jawa Timur inipun mulai beralih meninggalkan bibit-bibit sebelumnya dan beralih ke bibit hibrida. Hasilnya produktivitas padi bisa meningkat tajam dari sebelumnya 7,3 ton perhektar sekarang menjadi 11-11,6 ton perhektar. Meski hasil produktivitas naik beberapa kali, namun petani masih cukup khawatir ketersediaan bibit hibrida terbatas. Bupati Lamongan H Fadeli langsung tanggap mengenai hal itu dan minta produsen bibit hibrida untuk meyediakan bibit sesuai dengan kebutuhan petani. "Petani Lamongan sudah mulai banyak menggunakan bibit hibrida meskipun belum semuanya, karena itu saya meminta produsen bibit hibrida untuk meyediakannya," kata Fadeli saat dihadapan petani usai panen raya di Desa Sekarbagus Kecamatan Sugio, Rabu (20/3/2019). Penegasan itu ia sampaikan, jangan sampai ketika petani sudah menggunakan bibit hibrida, bibitnya sulit dicari. "Jangan sampai nanti saat petani semakin banyak yang mau menanam padi hibirida, benihnya sulit dicari," ungkapnya. Dengan produksi berlipat lebih tinggi kata Fadeli, tentunya memberi keuntungan yang lebih bagi petani. Harapannya, kesejahteraan petani semakin meningkat. Sebagaimana yang tergambarkan dari terus meningkatnya nilai tukar petani di Lamongan. “Kalau kita bisa 11 ton lebih dengan padi hibrida, kenapa masih menanam yang 7 ton bahkan kurang,” kata Fadeli. Sementara itu, dari data Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Lamongan disebutkan, tahun ini penggunaan benih padi jenis hibrida di Lamongan mencapai 11.550 hektare, sebanyak 500 hektare diantaranya digunakan oleh petani di wilayah Kecamatan Sugio. Sementara capaian luas tanam padi secara keseluruhan tahun lalu di atas 157 ribu hektare. Dari hasil panen raya padi hibrida produktivitasnya mencapai rata-rata 11,6 ton perhektare. Jika dibandingkan dengan jenis inhibrida yang rata-rata 7,3 hingga 7,5 ton perhektare, bibit hibrida bisa produktivitas padi sampai 11,6 ton perhektar. Sedangkan NTP Lamongan tahun 2018 sebagaimana disebutkan Fadeli berada di angka 104,7. Naik dibandingkan tahun 2014 yang masih berada di posisi 102, 18. jir
Tag :

Berita Terbaru

PC Fatayat Lamongan Gelar Pelatihan Kader Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

PC Fatayat Lamongan Gelar Pelatihan Kader Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Minggu, 19 Apr 2026 18:10 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Aula PC Fatayat NU Lt. 2 Lamongan, sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan kader pendamping korban kekerasan terhadap…

Ketua DPRD Sidoarjo Apresiasi BPC HIPMI Sidoarjo Bangun Sinergi Ekonomi Lokal

Ketua DPRD Sidoarjo Apresiasi BPC HIPMI Sidoarjo Bangun Sinergi Ekonomi Lokal

Minggu, 19 Apr 2026 17:34 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, bersama  Wakil Bupati Mimik Idayana dan jajaran Forum Koordinator Pimpinan Daerah (Forkopimda) …

Anggota DPRD Sidoarjo Respon Cepat Ambruknya Plafon SDN Sidokepung 1 Buduran

Anggota DPRD Sidoarjo Respon Cepat Ambruknya Plafon SDN Sidokepung 1 Buduran

Minggu, 19 Apr 2026 17:32 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 17:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Elok Suciati. SH anggota Komisi A DPRD Sidoarjo bergerak cepat merespons bencana ambruknya plafon gedung sekolah yang menimpah r…

Sukses Lakukan Transformasi Perbankan, Dirut Bank Jatim Raih Penghargaan dari PWI Jawa Timur

Sukses Lakukan Transformasi Perbankan, Dirut Bank Jatim Raih Penghargaan dari PWI Jawa Timur

Minggu, 19 Apr 2026 15:45 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo sukses meraih penghargaan bergengsi sebagai Tokoh Transformasi Perbankan Daerah dari…

Toko Barang Antik di Padmosusastro Surabaya Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Modernitas

Toko Barang Antik di Padmosusastro Surabaya Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Modernitas

Minggu, 19 Apr 2026 15:30 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di tengah gempuran modernitas, Sederet toko barang antik di Jalan Padmosusastro, Surabaya, masih bertahan, meski sempat terdampak…

Pemkot Surabaya Fokuskan Pembangunan Infrastruktur Jalan, Khususnya Jalan Menuju Tempat Wisata

Pemkot Surabaya Fokuskan Pembangunan Infrastruktur Jalan, Khususnya Jalan Menuju Tempat Wisata

Minggu, 19 Apr 2026 15:20 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selama periode Tahun 2026-2027, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur bakal memfokuskan sejumlah pembangunan infrastruktur…