AS Tak Kirim Delegasinya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan tidak akan mengirim delegasi mereka ke China untuk menghadiri forum Belt and Road bulan ini di tengah kekhawatiran tentang skema pembiayaan untuk inisiatif tersebut. Diplomat top China, Yang Jiechi, mengatakan pada Sabtu (30/3), bahwa hampir 40 pemimpin negara akan ambil bagian dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) yang akan diadakan di Beijing pada akhir April. KTT pertama untuk Belt and Road, yang membangun kembali Jalan Sutra lama untuk menghubungkan China dengan Asia, Eropa dan sekitarnya dengan belanja infrastruktur besar-besaran, diadakan pada 2017 dan dihadiri oleh Matt Pottinger, pejabat senior Gedung Putih untuk Asia. Namun, tidak ada rencana serupa tahun ini. "Kami tidak akan mengirim pejabat tingkat tinggi dari Amerika Serikat," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Robert Palladino. Palladino menyampaikan, mereka akan terus menyuarakan kekhawatiran tentang praktik pembiayaan yang tidak jelas, tata kelola yang buruk, serta sikap abai terhadap norma dan standar yang diterima secara internasional. "Kami telah berulang kali meminta China untuk mengatasi masalah ini," tambah Palladino. Seorang sumber yang familiar dengan masalah ini mengatakan, Washington sedang mempertimbangkan untuk mengirim staf tingkat rendah dari kedutaan AS untuk mengamati dan mencatat konferensi tetapi tidak untuk berpartisipasi, meskipun keputusan akhir belum dibuat. Inisiatif Belt and Road yang dicanangkan Presiden Xi Jinping ini, terbukti kontroversial di banyak negara di barat, khususnya AS, yang memandang program ini sebagai cara untuk menyebarkan pengaruh China di luar negeri dan membebani negara-negara dengan utang melalui proyek-proyek yang tidak transparan. Diplomat top China, Yang Jiechi, mengatakan bahwa ini adalah prasangka buruk terhadap China, dia mengatakan bahwa mereka tidak pernah memaksakan utang pada para anggota dan inisiatifnya adalah untuk mempromosikan pengembangan bersama. Yang tidak menyebut nama-nama pemimpin negara yang akan hadir, tetapi tetapi beberapa sekutu terdekat China telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan datang. Termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen. “Belt and Road adalah inisiatif terbuka, inklusif, dan transparan. Kami selalu menyambut negara-negara yang berpikiran sama untuk ikut serta, dan bersama-sama membangun, Sabuk dan Jalan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Geng Shuang. Amerika Serikat sangat kritis terhadap keputusan Italia untuk ikut serta pada inisiatif tersebut bulan ini, ini merupakan keikutsertaan yang pertama dari negara G7. Washington melihat China sebagai saingan strategis utama dan pemerintahan Trump telah menarik Beijing ke dalam perang tarif yang sengit.
Tag :

Berita Terbaru

DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Mojokerto Ke-108, Sinergi Eksekutif dan Legislatif Jadi Kunci Kemajuan

DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Mojokerto Ke-108, Sinergi Eksekutif dan Legislatif Jadi Kunci Kemajuan

Minggu, 21 Jun 2026 16:50 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – DPRD Kota Mojokerto menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108 di ruang sidang u…

Unik! Suvenir Bibit Cabai dan Karangan Bunga Bibit Jeruk Warnai HUT ke-108 Kota Mojokerto

Unik! Suvenir Bibit Cabai dan Karangan Bunga Bibit Jeruk Warnai HUT ke-108 Kota Mojokerto

Minggu, 21 Jun 2026 16:44 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 16:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemandangan unik mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-108 Kota Mojokerto. Selain kemeriahan acara, perhatian juga…

Siagakan Genset, Dishub Surabaya Pastikan Traffic Light Nyala saat Listrik Padam

Siagakan Genset, Dishub Surabaya Pastikan Traffic Light Nyala saat Listrik Padam

Minggu, 21 Jun 2026 13:57 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti pemadaman listrik bergilir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan telah mengaktifkan genset…

JPC Tetap Beroperasi Meski Izin Kedaluwarsa, Pemkot Madiun Tunggu Hasil Telaah Staff 

JPC Tetap Beroperasi Meski Izin Kedaluwarsa, Pemkot Madiun Tunggu Hasil Telaah Staff 

Minggu, 21 Jun 2026 13:44 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Meski izin operasional parkir off-street milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo, Kota Madiun, diketahui telah k…

Suku Cadang Mahal, Pemkab Tulungagung Siapkan Kenaikan Tarif Sewa MPU Gratis Pelajar

Suku Cadang Mahal, Pemkab Tulungagung Siapkan Kenaikan Tarif Sewa MPU Gratis Pelajar

Minggu, 21 Jun 2026 13:26 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Akibat meningkatnya biaya perawatan dan harga suku cadang kendaraan, beberapa waktu terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Permudah Mobilitas di Pelosok Desa, Situbondo Usulkan 36 Titik Pembangunan Jembatan Garuda

Permudah Mobilitas di Pelosok Desa, Situbondo Usulkan 36 Titik Pembangunan Jembatan Garuda

Minggu, 21 Jun 2026 13:10 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Untuk mempermudah aktivitas sehari-hari masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, telah mengusulkan sebanyak 36 titik…