Kasus Jasmas, Empat Saksi Sudutkan Agus Tjong

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Empat saksi yang dihadirkan JPU dari Kejari Surabaya dalam sidang kasus dugaan dana hibah Pemkot Surabaya tahun 2016 untuk proyek Jasmas di Pengadilan Tipikor semakin menyudutkan terdakwa Agus Setiawan Tjong. Ini terlihat saat ketua majelis hakim yang diketuai Rocmad menanyakan apakah ke empat pejabat pemkot ini pernah berurusan dengan terdakwa. "Tidak kenal Pak Hakim," jawab empat saksi mulai dari Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan, M. Taswin lalu Mantan Kabag Administrasi Pemerintahan dan Otonomi daerah, Eddy Christijanto, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan pajak daerah, Yusron Sumargo, Ahmad Yardo dan Kasubag Otonomi Daerah, Senin (15/4). Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Surabaya, M. Taswin pada Jaksa mengatakan bila tugasnya sebagai koordinator untuk mengkoordinir semua usulan proposal. Lalu bersama Bapeko melakukan pemilahan usulan itu unruk diserahkan ke Organisaai Perangkat Daerah (OPD) yang membidanginya. "Sesuai dengan proposal yang disampaikan ke kepala daerah, lalu dipilah bersama Bappeko dan di disposisi ke SKPD yang membidangi," ungkapnya. Sementara Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan pajak daerah, Yusron Sumargo, menyebut tugasnya hanya mengirim dana hibah ke penerima melalui transfer Bank Jatim. Mantan Kabag Administrasi Pemerintahan dan Otonomi daerah, Eddy Christijanto menyatakan tidak jauh berbeda. Menurutnya tugas bagian yang dipimpinnya saat itu hanya melakukan verifikasi data sesuai syarat-syarat atau mekanisme yang harus dipenuhi oleh pemohon. Hal yang sama juga dikatakan Ahmad Yardo, Kasubag Otonomi Daerah. Menurutnya untuk mengverifikasi ratusan proposal itu, pihaknya juga melibatkan bawahannya agar syarat maupun mekanisme dana hibah itu sesuai dengam aturan. "Tugas saya verifikator, pemberkasan dan dibantu dua verifikator. Kalau syarat-syarat kurang maka saya menghubungi pemohon untuk melengkapinya," pungkasnya.
Tag :

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…