Jack Ma Dikritik karena Dukung Budaya Kerja 12 Jam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAG.com - Salah satu hartawan terkaya China, Jack Ma, memperoleh banyak kritik dari publik atas pernyataan dukungannya terhadap budaya kerja lembur yang kontoversial. Ia mengatakan karyawan yang bekerja melebihi batas waktu akan memperoleh imbalan atas kerja keras yang diberikan. Pendiri raksasa e-commerceAlibaba itu menjadi topik hangat di media sosial China beberapa hari terakhir menyusul nada dukungan atas praktik kerja di China yang dikenal dengan sebutan "996". Angka tersebut mengacu pada jam kerja yang dimulai pada pukul 09.00 pagi dan berakhir pada 21.00 malam dalam enam hari kerja. Praktik ini lazim diterapkan di perusahaan-perusahaan teknologi besar di China. "Jika kita menemukan hal yang kita sukai, 996 bukanlah suatu masalah," kata Ma dalam sebuah unggahan di akun media sosial Weibo pada Minggu (14/4/2019). "Jika Anda tidak menyukai [pekerjaan Anda], setiap menit adalah siksaan," tambahnya. Komentar Ma sontak direspons dengan kritik oleh pengguna media sosial di China. "Apakah Anda pernah berpikir tentang orang tua di rumah yang membutuhkan perawatan? Atau anak-anak yang harus mendapat pendampingan?" tulis seorang pengguna Weibo dengan akun bernama stupidcan123. "Jika semua perusahaan memberlakukan 996, tidak akan ada orang yang punya anak karena kekurangan waktu," tambah akun tersebut. Tanpa merujuk langsung ke pernyataan Jack Ma, media milik pemerintah China juga menyatakan kecaman pada perusahaan yang membuat karyawannya bekerja berjam-jam di kantor. "Mendorong kerja keras dan komitmen tidak berarti memaksa karyawan bekerja lembur," tulis surat kabar People’s Daily. "Implementasi budaya kerja 996 tidak hanya mencerminkan kesombongan manajer bisnis, tetapi juga tidak adil dan tidak praktis." Menanggapi kritik yang mengalir, Ma mengatakan bahwa ia tidak bermaksud mempertahankan praktik kerja tersebut. Ma mengaku hanya ingin mengapresiasi karyawan yang melakukannya. "996 yang sebenarnya bukan hanya kerja lembur," katanya seraya menambahkan bahwa setiap orang memiliki hak untuk memilih gaya hidup mereka sendiri. Ia mengatakan karyawan yang bekerja dengan jam kerja lebih pendek "tidak akan merasakan kebahagiaan dan imbalan dari kerja keras." Jack Ma bisa disebut sebagai pengusaha paling terkenal di China. Taipan teknologi itu lahir dari keluarga kurang mampu dan tak berhasil secara akademis. Ia bahkan merintis Alibaba dari uang yang terkumpul dari teman-temannya. Keterlibatan lelaki berusia 54 tahun itu dalam perdebatan praktik jam kerja panjang China dimulai pertama kali pada Kamis (11/4/2019) ketika pernyataan tentang 996 yang dialamatkan kepada karyawan Alibaba diunggah melalui akun Weibo milik perusahaan. Saat itu ia mengaku tidak menyesal bekerja selama 12 jam dalam sehari. "Saya pribadi berpikir bahwa 996 adalah berkah yang sangat besar," katanya. "Bagaimana Anda mencapai kesuksesan yang Anda inginkan tanpa memberi usaha dan waktu yang ekstra?" Ma menambahkan bahwa setiap calon karyawan Alibaba, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, harus siap bekerja 12 jam sehari jika mereka ingin sukses. "Mengapa repot-repot bergabung? Kami tidak kekurangan mereka yang nyaman bekerja selama delapan jam," kata Ma. Praktik jam kerja panjang disebut-sebut sebagai suatu hal yang lumrah di industri teknologi China. Richard Liu, pendiri JD.com yang merupakan pesaing Alibaba, dikabarkan kerap mengkritik karyawan yang tidak bekerja keras dan melabelinya sebagai "pemalas”.
Tag :

Berita Terbaru

Shalat Tarawih Bersama Warga, Wali Kota Mojokerto Awali Safari Ramadhan 1447 H

Shalat Tarawih Bersama Warga, Wali Kota Mojokerto Awali Safari Ramadhan 1447 H

Rabu, 25 Feb 2026 16:23 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 16:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengawali rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah dengan melaksanakan shalat Isya dan Tarawih…

Pacitan Disiapkan Jadi Lokasi PLTA Pumped Storage Terbesar Kedua di Indonesia

Pacitan Disiapkan Jadi Lokasi PLTA Pumped Storage Terbesar Kedua di Indonesia

Rabu, 25 Feb 2026 15:03 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 15:03 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – PT PLN (Persero) memperkuat komitmennya dalam mendorong transisi energi bersih melalui rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga A…

Pemkab Gresik Siapkan 750 Kursi Mudik Gratis 2026, Pendaftaran Dibuka 24 Februari

Pemkab Gresik Siapkan 750 Kursi Mudik Gratis 2026, Pendaftaran Dibuka 24 Februari

Rabu, 25 Feb 2026 13:41 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 13:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis 2026 untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman m…

Volvo Recall Global 40.323 Unit EX30 Gegara Baterai Bermasalah Memicu Kebakaran

Volvo Recall Global 40.323 Unit EX30 Gegara Baterai Bermasalah Memicu Kebakaran

Rabu, 25 Feb 2026 12:46 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Swedia, Volvo mengumumkan kabar kurang menyenangkan terkait penarikan kembali (Recall) secara global pada…

Klaim Pertama di Dunia, Chery Makin Agresif Siapkan Pikap Bermesin Diesel PHEV

Klaim Pertama di Dunia, Chery Makin Agresif Siapkan Pikap Bermesin Diesel PHEV

Rabu, 25 Feb 2026 12:39 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Chery Automobile bersiap meluncurkan truk pikap plug-in hybrid (PHEV) bermesin diesel di Australia pada kuartal keempat tahun ini.…

Kuota Hampir Penuh, Pemkab Sidoarjo Siapkan 28 Bus untuk Mudik Gratis

Kuota Hampir Penuh, Pemkab Sidoarjo Siapkan 28 Bus untuk Mudik Gratis

Rabu, 25 Feb 2026 12:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menjelang Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat kembali menggelar…