Dampak Aksi 22 Mei di Pusat Perbelanjaan di Suraba

Kena Isu Propaganda, Omzet ikut Menurun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hermi, Wartawan Surabaya Pagi Tidak menutup kemungkinan perekonomian usaha dagang juga kena berimbas akibat kerusuhan aksi 22 Mei 2019 di Jakarta. Beberapa pelaku usaha harus menutup penjualannya untuk menghindari sesuatu yang akan terjadi diluar perkiraan. Bahkan, sejak isu yang berhembus bahwa adanya aksi berkelanjutan, juga berpengaruh pada perekonomian usaha lokal di Surabaya. Meskipun di Surabaya, hingga Kamis (23/5/2019) kemarin, situasi keamanan di Surabaya aman. Namun, para pedagang merasakan penurunan omzet, menjelang Hari Raya Idul Fitri, yang biasa dimanfaatkan warga kota untuk berbelanja. Dari penelusuran wartawan Surabaya Pagi di Pasar Atum Surabaya, ITC Pusat Grosir, dan Plaza Surabaya atau dikenal Delta Plaza, terlihat sedikit adanya penurunan dibanding dengan bulan Ramadan dan menjelang lebaran tahun 2018 lalu. Pasar Atum Surabaya, pasar legendaris di Surabaya dan menjadi sentral kunjungan wisata maupun kunjungan pedagang dari berbagai daerah. Saat Surabaya Pagi telusuri ke para pedagang juga sepi pengunjung. Hal itu yang dialami oleh Abdullah dan Sherly penjual kain batik, kain polos, dan jas. "Gak ada orang yang datang, kemaren juga ada yang lewat, yang biasanya ramai kalau Ramadan tahun lalu, apalagi jam-jam segini (sekitar pukul 14:00, red)," ucap Abdullah warga Kedinding ini, Pasar Atum Pabean Cantian Surabaya, Kamis (23/5/2019). Isu Propaganda via WA Dia mengindikasikan salah satu faktor kesepian itu, lantaran akibat adanya kerusuhan demo aksi 22 dengan tersebarnya isu propaganda ketakutan, teroris dan pengeboman seperti tahun kemaren. "Di Mall semua pada takut. Apalagi sempat ada isu yang beredar di WA, hindari mall dan pusat belanja pada 21-22 Mei. Omset berkurang padahal dulu-dulunya ramai," tandas dia. Hal senada juga dialami oleh Yama penjual kain. Dia mengeluh lantaran usahanya belum ada pengunjung dari pagi hari. Dia terheran-heran, dan tidak mengetahui penyebabnya itu. Padahal dibandingkan tahun lalu pada bulan Ramadan, Yama mengakui punya banyak pelanggan hilir mudik berbelanja kain. "Belum laris, gak tau kenapa," sebut dia. Di tempat Mall Lainnya, Delta Plaza Surabaya yang lokasinya bersebelahan dengan Monkasel Surabaya (Submmarine Monumemt) ini. Termasuk Mall yang diminati oleh masayarakat Surabaya. Namun siapa sangka, ada sebagian toko yang berjualan di tempat tersebut usahanya tidak terlalu signifikan perekonomiannya. ITC Pusat Grosir Berbeda dengan Mall Di ITC (International Trade Centre) Surabaya, pusat grosir perbelanjaan di Jalan Gembong No. 20-30 Surabaya ini. Di bulan puasa, Mall ini dipadati pengunjung apalagi dengan promonya dan bazzar ramadhan di lantai tengah bawah ini. Salah satunya, Muhammad penjual pakaian busana muslim. Dia selama 18 hari di bulan ramadhan sudah membalikkan modalnya. Ia hanya menunggu hasil keuntungan yang bakal di perolehnya itu hingga hari raya Idul Fitri. "Khusus puasa dan menjelang lebaran ini, Alhamdulillah ramai disini. Modal sudah balik. Paling tinggal biaya stand ini hampir balik juga," ucap Mad panggilan lekatnya. Aksi gerakan kedaulatan rakyat 22 mei kemaren di Jakarta, bagi Mad, tidak ada pengaruhnya dengan penjualan usahanya. Bahkan dia bersyukur di bulan puasa ini lantaran usahanya berjalan lancar. "Tetap ramai, gak ada pengaruhnya sama di sini aksi itu. Jadi saya bersyukur. Tinggal membalikkan biaya stand ini. 2x3 senilai 12 juta selama sebulan, hampir balik," terangnya. n
Tag :

Berita Terbaru

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menyusul kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi…

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar m…

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petugas dari Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi sesosok jasad pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di area bawah dermaga P…

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Anggota DPRD Jawa Timur Komisi A sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri yang akrab disapa Fudin, melontarkan …

Diduga Sengaja Temperkan Diri KA di Pintasan KM 102 +00 Pria Bujanga Tewas di TKP

Diduga Sengaja Temperkan Diri KA di Pintasan KM 102 +00 Pria Bujanga Tewas di TKP

Rabu, 01 Apr 2026 17:49 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 17:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Semalam Selasa (32 Maret 2026) sekitar pukul 19.45 warga di sekitaran Kelurahan/Kec.Wlingi Kab.Blitar di kejutkan suara klakson…