Gagal Mencuri Motor, Pelaku Babak Belur Dimassa Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku pencurian kendaraan satu ini tak pernah kapok. Pasalnya,sudah ditangkap berulang ulang polisi masih saja melakukan pencurian kendaraan bermotor. Dan kali ini aksinya, ketahuan dan dimassa oleh warga, dan kebetulan saat itu juga ada anggota reskrim Polsek Wiyung yang sedang mengamankan jalannya proses seleksi penerimaan karyawan di Mitra 10, Wiyung. Kapolsek Wiyung Kompol Rasyad menjelaskan tersangka ini sudah berulangkali ditangkap polisi dengan kasus yang sama. "Tersangka diamankan usai dimassa warga saat beraksi di parkiran toko bangunan mitra 10, Wiyung,"terangnya saat di Polsek Wiyung (22/6/2019). Dua pelaku ini bernama Wafar, 33, warga Dusun Dagian Rabatal, Sampang dan Musni, 25, warga Dusun Palempean Kedundung, Sampang, Madura. Kronologis kejadiannya berawal dari Jumat (21/6/2019), sekitar pukul 7.30 wib, kedua tersangka Wafat dan Musni, berangkat dari Sampang, Madura, berniat menghadiri hajatan sambil mencari sasaran. Selanjutnya, keduanya berboncengan dengan motor Honda beat L 4748 VB warna merah putih, menuju Wiyung, Surabaya. Ketika sampai di Wiyung, keduanya berputar putar menemukan sasaran lokasi pencurian di toko Mitra 10, jalan Menganti Babatan 447, surabaya. Melihat, keramaian sepeda motor masuk ke dalam area toko. Sekitar pukul 12.30 wib, pelaku turun dan melihat motor sasaran dan berbekal kunci T, pelaku beraksi. Honda Vario 125 hitam nopol L 3124 KZ, membuka pengaman kunci menggunakan magnet kemudian memasukkan kunci leter T, kedalam lubang rumah kunci, langsung memutar dalam hitungan detik, posisi motor on. Dan sekitar 5 meter, ketahuan pihak security diteriaki maling maling dikejar tetap kabur, berusaha melarikan diri hingga berhasil ditabrak dari arah samping sampai jatuh, tersangka kabur meninggalkan motor curian, lari dan tetap dikejar security ditendang roda belakang hingga terjatuh ditangkap masyarakat dan pengguna jalan ramai ramai memukuli tersangka dan selanjutnya dibawa ke Polsek Wiyung untuk diproses hukum. Saat diperiksa di ruang pemeriksaan, tersangka Wafar, mengaku melakukan ini karena kebutuhan hidup. Dan kunci T serta magnet itu dapat dari teman di kampung. "Kunci dan magnet diberi temen kampung," terangnya. Catatan kepolisian tersangka sendiri telah 15 kali berbuat pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Surabaya. Barang bukti yang diamankan sepeda motor Honda Vario 125 hitam L 3124 KZ, kunci leter T 4 mata obeng yang sudah dipipihkan, satu unit motor Honda beat L 4748 VB merah putih. nt
Tag :

Berita Terbaru

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan pasokan listrik di Jawa Timur melalui program pemeliharaan jaringan tanpa p…

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategi mengatasi masalah banjir berulang di kawasan Ketintang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang panen raya ikan air tawar yang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk (ekstrem) memicu banyak kerugian bagi para petani…

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan banjir yang kerap melanda kawasan Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Wilayah…