KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Koordinator Komunitas Cinta Bangsa (KCB) Jawa Timur, Holik Ferdiansyah, menyatakan akan mengungkap nama-nama pejabat serta pihak swasta yang diduga menjadi aktor di balik praktik pungutan liar (pungli) dalam proses perizinan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Hal tersebut disampaikan Holik saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (14/5/2026). Ia menegaskan bahwa pihaknya telah melayangkan aduan resmi kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur dan mendesak agar laporan tersebut segera ditindaklanjuti.

“Kami melaporkan dugaan tindak pidana korupsi ini ke Kejati Jatim agar bisa segera dilakukan penyelidikan hingga penyidikan,” ujarnya.

Holik menuturkan, laporan yang disampaikan bukan tanpa dasar. Pihaknya mengaku telah menerima sedikitnya lima pengaduan dari masyarakat yang merasa dirugikan dalam proses pengurusan izin di instansi tersebut.

“Ada sekitar lima orang yang mengadu kepada kami, disertai bukti dokumen. Dari situ terlihat jelas adanya dugaan praktik yang merugikan pemohon izin,” katanya.

Meski demikian, Holik menegaskan akan menjaga kerahasiaan identitas para pelapor. Ia memastikan hanya akan memberikan keterangan kepada penyidik berdasarkan bukti yang dimiliki, termasuk informasi terkait pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Saya berkewajiban menjaga identitas pelapor. Namun jika penyidik membutuhkan keterangan, kami siap memberikan data dan bukti yang kami miliki, termasuk nama pejabat maupun pihak swasta yang terlibat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Holik mengungkapkan pola dugaan praktik pungli tersebut. Menurutnya, mekanisme yang terjadi mirip dengan kasus di sektor lain, di mana proses perizinan dipersulit meski persyaratan telah dipenuhi.

“Setelah pengajuan masuk melalui sistem OSS, pemohon kemudian dihubungi dan diberi alasan bahwa izin belum bisa diproses. Selanjutnya diarahkan menggunakan jasa konsultan swasta tertentu yang sudah memiliki sertifikasi,” jelasnya.

Sebelumnya, tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Jawa Timur juga telah melakukan penggeledahan di kantor DLH pada Senin (20/4/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Wagiyo.

Penggeledahan itu disebut sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terkait dugaan pelanggaran dalam proses perizinan di instansi tersebut.

Berita Terbaru

Antisipasi Bahaya TPO dan TPPM pada Masarakat, Imigrasi Blitar sosialisasikan pada masarakat di wilayah Kab.Tulungagung.

Antisipasi Bahaya TPO dan TPPM pada Masarakat, Imigrasi Blitar sosialisasikan pada masarakat di wilayah Kab.Tulungagung.

Kamis, 25 Jun 2026 12:51 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kantor Imigrasi Blitar terus memperkuat upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan M…

Ronaldo I'm Back

Ronaldo I'm Back

Kamis, 25 Jun 2026 12:48 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ronaldo memimpin lagi rekan-rekannya di matchday kedua Grup J di Houston Stadium, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB. Dia mencetak dua gol di…

YTR-Taufik, Hanya Sebatas Pacaran

YTR-Taufik, Hanya Sebatas Pacaran

Kamis, 25 Jun 2026 12:44 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com - YTR (29) adalah seorang perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Saat berhasil ditemukan, YTR dalam kondisi luka…

Aniaya Pacar Masuk KDRT, Komnas Perempuan Kutuk Perlakuan Kejam Taufik Hidayat

Aniaya Pacar Masuk KDRT, Komnas Perempuan Kutuk Perlakuan Kejam Taufik Hidayat

Kamis, 25 Jun 2026 12:39 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com - Polda Jawa Barat menangkap Taufik Hidayat (30) tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan kekasihnya YTR (29) di kawasan Majalaya,…

Terungkap Data Distribusi MBG ke Ibu Hamil, Bukan dari BGN

Terungkap Data Distribusi MBG ke Ibu Hamil, Bukan dari BGN

Kamis, 25 Jun 2026 12:33 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, meminta penjelasan detail terkait data distribusi MBG ke ibu hamil, ibu menyusui dan balita…

AS-Israel "Pecah", Tel Aviv Ancam Lawan Teheran

AS-Israel "Pecah", Tel Aviv Ancam Lawan Teheran

Kamis, 25 Jun 2026 12:24 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com - Tel Aviv “mungkin akan bertindak sendiri” melawan Teheran. Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, menyebut Amerika Serikat (AS) a…