Masih Banyak Warga Miskin di Lamongan Belum Terima Program BPNT

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Masih banyaknya warga miskin yang belum mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dari Kementerian Sosial dan tidak sedikit warga yang mampu menerima, mengusik para aktivis mahasiswa di Lamongan. Aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Komisariat PMII Unisda, Senin (15/7/2019) menggelar aksi damai di Kantor Dinas Sosial Jalan Jaksa Agung Suprapto Lamongan, untuk mendesak Dinsos melakukan langkah-langkah kongkrit dalam mengatasi problem distribusi BPNT yang dinilai sebagian tidak tepat sasaran. "Kami datang di sini untuk menunjukan kepada Dinsos bahwa masih banyak warga miskin yang belum mendapatkan BPNT dari Kemensos,"kata Yoyok Eko Prasetyo, Koordinator aksi PK PMII Unisda dalam orasinya. Karena masih banyak warga miskin yang belum terima program BPNT tersebut, Dinsos diminta tegas agar masalah ini tidak berlarut-larut. "Penerima BPNT yang sudah mampu harus disudahi, dan memasukan warga yang benar-benar miskin, agar sasarannya tepat, dan memberikan tanda pada rumah-rumah yang menerima bantuan pangan non tunai dari keluarga yang sudah mampu,"pintanya. Kedatangan para aktivis tersebut langsung ditemui Kepala Dinsos Lamongan Moh.Kamil di Gedung Balai Latihan Kerja untuk dialog bersama. Dihadapan mahasiswa itu, Kamil mengatakan keinginan para mahasiswa sama dengan Dinsos, bagaimana penerima BPNT tepat sasaran. Dan pihaknya mengatakan akan secepatnya melakukan verifikasi Basis Data Terpadu (BDT) data kemiskinan di Kabupaten Lamongan, karena ini memang kondisinya mendesak untuk segera dilaksanakan. “Kebetulan sesuai dengan program dari Pemkab Lamongan Hari Rabu besuk, kita akan melakukan validasi BDT sekaligus nanti kita juga akan melalui perangkat desa ada musdes atau muskel untuk mengusulkan warga masyarakat di desanya yang miskin yang sampai saat ini belum masuk BDT,” jelas Moh Kamil. Hasilnya, tambahnya, kemudian dikirim ke Bupati, selanjutnya dikirim ke Kementerian Sosial untuk mengubah data BDT Kabupaten Lamongan yang saat ini mencapai 148.917 KK. “Verifikasi validasi ini dimulai besok Hari Rabu, target kita dua bulan, Insya Allah pada bulan Oktober mendatang sudah selesai,"kata Kamil. Disebutkan olehnya, dalam validasi BDT itu nanti jelas berkurang. Cuma nanti melalui Muskel dan Musdes pemerintah Desa dan Kelurahan supaya mengusulkan warganya yang benar-benar miskin agar tahun depan mereka bisa menerima progam BPNT ini. "Jelas dalam pendataan ulang nanti penerima BPNT akan berkurang, karena itu saya minta Pemerintah Desa dan Kelurahan melalui musyawarah untuk mengusulkan orang-orang yang benar-benar miskin agar kedepanya menerima BPNT dan tepat sasaran,"pinta Kamil sambil menegaskan BDT saat ini adalah produk Tahun 2012 lalu dan sampai pertengahan Juli 2019 ini belum ada validasi.jir
Tag :

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…