Lagi, Perang Dagang Bikin Ekspor-Impor China Menyusut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Meningkatnya tekanan perdagangan oleh Amerika Serikat berefek pada menurunya ekspor China pada bulan Juni, sedangkan impor menyusut jauh dari apa yang diharapkan. Data terbaru dari Kepabeanan China menunjukkan bahwa Beijing mengalami penurunan impor dan ekspor yang cukup signifikan sepanjang Juni. Impor China dari AS merosot 31,4% secara tahunan pada Juni bahkan setelah angka perdagangan tersebut turun sebesar 27% pada Mei. Adapun ekspor ke AS turun lebih tinggi yakni sebesar 7,8% jika dibandingkan dengan pelemahan 4,2% pada bulan sebelumnya. "Secara keseluruhan, impor dan ekspor menurun dari kuartal ke kuartal, dan permintaan luar negeri yang lemah akan menjadi tantangan terbesar pada paruh kedua tahun ini," kata Zhang Yi, kepala ekonom di Zhonghai Shengrong Capital Management Beijing. Laporan perdagangan yang suram menambah serangkaian data ekonomi yang melemah baru-baru ini sehingga memicu harapan bahwa Beijing perlu mengumumkan langkah-langkah stimulus lebih lanjut dalam waktu dekat untuk menangkal perlambatan yang lebih tajam. Pabrikan China adalah salah satu sektor industri yang berjuang dengan tantangan lesunya permintaan di dalam maupun luar negeri. Kenaikan tajam tarif AS yang diumumkan pada Mei meningkatkan risiko pada margin laba yang sudah tipis. Sebuah survei resmi yang dilakukan pada Juni menunjukkan bahwa industri manufaktur mencatatkan penurunan lapangan pekerjaan dengan laju tercepat sejak krisis global, ini merupakan kekhawatiran besar bagi Beijing. Capital Economics memperkirakan bahwa pertumbuhan global tidak akan mencapaibottom out hingga tahun depan. Menyusul perundingan dagang yang sempat terhenti pada Mei hingga Juni 2019, tarif impor AS terhadap produk China senilai US$200 miliar mencapai titik puncaknya. Kedua belah pihak telah sepakat untuk memulai kembali perundingan dagang dan menentukan gencatan senjata tarif impor, tetapi Washington dengan tegas menekankan bahwa tarif eksisting akan tetap berlaku. "Meskipun gencatan senjata tercapai antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping menghapus ancaman tarif AS yang lebih lanjut, kami memperkirakan pembicaraan perdagangan akan macet lagi dan tidak butuh waktu lama," tulis Capital Economics. Sejauh ini, Beijing mengandalkan kombinasi stimulus fiskal dan pelonggaran moneter untuk mengatasi perlambatan, termasuk ratusan miliar dolar AS dalam pengeluaran infrastruktur dan pemotongan pajak untuk perusahaan.
Tag :

Berita Terbaru

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perkembangan laporan dugaan tindak pidana penggelapan dan laporan palsu yang dilaporkan pihak Subandi terhadap kliennya, terus…

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna  dengan agenda Penetapan Program Pembentukan P…

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut  UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Sebanyak 189 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) t…

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…