Tarif Baru AS Malah Memperpanjang Perang Dagang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Seakan-akan berkuasa, Trump telah mengatakan bahwa tarif perdagangan berada ditangannya. Meskipun ia telah menyepakati gencatan senjata pada tarif dagang dan menyetujui untuk memulai babak baru perundingan dagang, setelah perundingan sebelumnya terhenti selama 6 pekan. "Kami masih punya banyak peluang dalam [untuk menambah] tarif dagang dengan China. Masih ada sisa [barang impor] senilai US$325 miliar yang belum kami berikan tarif," kata Trump. Perundingan demi perundingan telah dilakukan oleh China dan AS, hingga kesepakatan untuk melonggarkan sanksi Huawei dan China bersedia memborong komoditas AS telah disetujui. “China selalu mengadvokasi penyelesaian masalah ekonomi dan perdagangan dengan Amerika Serikat melalui dialog dan konsultasi dan selalu tulus dalam konsultasi seperti itu” kata seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan pada hari Rabu. Saat laju pertumbuhan perekonomian China melambat dan hanya 6.2%. Amerika memberi tanggapan bahwa Tarif impor AS memiliki pengaruh besar pada perusahaan yang ingin meninggalkan China untuk negara-negara yang tidak memiliki tarif. Namun pernyataan itu di sangkal oleh China. China menganggap bahwa perekonomiannya saat ini tidak dalam posisi terpuruk. China menganggap bahwa Trump telah memanfaatkan perlambatan pertumbuhan ekonomi China sebagai bukti bahwa tarif AS memiliki "pengaruh besar" dan memperingatkan bahwa Washington dapat menambah tekanan. Jelas bahwa tarif tak memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi, hanya saja tarif-tarif yang tidak masuk akal tersebut dapat berdampak pada berakhirnya perang dagang yang akan melewati jalan lebih berliku. "Jika Amerika Serikat memberlakukan tarif baru, tidak diragukan lagi akan menciptakan hambatan bagi konsultasi perdagangan bilateral dan membuat jalan menuju kesepakatan lebih panjang," kata juru bicara Geng Shuang dalam konferensi pers rutin. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa ada jalan panjang untuk pergi dengan Cina dalam perdagangan dan mengancam akan mengenakan tarif pada 325 miliar dolar AS dari barang-barang Tiongkok. "Perjalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah," Geng mengutip pepatah Cina, menambahkan seseorang hanya perlu mengambil langkah pertama dan bergerak maju secara konsisten sebelum ia mencapai tujuannya. Dia meminta Amerika Serikat untuk menunjukkan tekad dan ketekunan, dan bekerja dengan China untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan dan win-win melalui upaya bersama atas dasar saling menghormati dan perlakuan yang sama.
Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…