112 Pejabat di Lamongan Diambil Sumpah, Semua Kompak Pakai Busana Adat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Jum’at pagi (19/7/2019) sebanyak 112 pejabat di lingkungan Pemkab Lamongan diambil sumpah jabatan di Pendopo Lokatantra setempat. Dari pelantikan pengambilan sumpah kali ini, ada yang berbeda semua pejabat yang diambil sumpah mengenakan busana adat khas Lamongan. Ini adalah kali kedua, busana khas adat Lamongan dikenakan dalam kegiatan resmi Pemkab Lamongan. Setelah sebelumnya dikenakan dalam peringatan Hari Jadi Lamongan. Kedepan, Bupati Fadeli meminta agar busana yang berakar pada budaya lokal Lamongan dikenakan seluruh ASN, sekali dalam setiap bulan. “Suasana pada acara ini sangat berbeda dari biasanya. Serasa berada di Lamongan 450 tahun yang lalu,” ujarnya merujuk semua undangan yang telah mengenakan busana adat khas Lamongan. Karena itu Fadeli kemudian meminta kepada Sekkab Yuhronur Efendi untuk terus menyosialisasikan busana adat khas Lamongan ini, baik kepada seluruh ASN maupun masyarakat. “Seluruh Kepala OPD harus mempunyai busana adat khas Lamongan. Bahkan kedepannya untuk seluruh ASN harus punya semua. Saya minta nanti setiap satu kali dalam satu bulan ASN bekerja memakai busana adat khas Lamongan,” instruksi Fadeli. Busana Khas Lamongan ini paling kentara pada kebaya panjang sampai lutut dengan penggunaan batik singomengkok sebagai jarit busana wanita. Serta pengaplikasian batik singomengkok pada udeng dan sembong pada busana pria. Sementara itu kepada pejabat yang baru saja dilantik, dia meminta agar meningkatkan kinerja Pemkab Lamongan. Untuk menjadikan Lamongan lebih baik lagi Ada 73 jabatan pengawas eselon IV, 33 jabatan administrator eselon III dan 6 jabatan pimpinan tinggi pratama eselon IIb dalam pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat tersebut. Di antara jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon IIb) yakni Moch Faiz Junaidi yang sebelumnya Asisten ekonomi dan Pembangunan menjadi Kepala Bappeda, MS Heruwidi yang sebelumnya Asisten Tata Praja menjadi Kepala Dinas Perikanan. Sedangkan Suyatmoko yang sebelumnya Kepala Dinas Perikanan menjadi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman menggantikan Moch Wahyudi. Sementara Moch Wahyudi sekarang menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup menggantikan M Fahrudin Ali Fikri yang dilantik menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan. M Fahrudin Ali Fikri menggantikan posisi pejabat sebelumnya, Moh Nalikan yang sekarang menjadi Asisten Tata Praja menggantikan MS Heruwidi.jir
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…