Jualan di Jembatan, Pol PP Lamongan Tertibkan para Pedagang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Berhasil mensterilkan kawasan sekitar Pasar Baru/ Pasar Tingkat Lamongan dari Pedagang Kaki Lima (PKL), bukan lantas membuat persoalan hilang. Bagaimana tidak, setelah para PKL berhasil diobrak, para PKL ini malah nekad berjualan di jembatan. Kontan saja terdapatnya pedagang yang berjualan di atas jembatan di jalan Achmad Yani Lamongan membuat problem baru, kemacetan di jembatan Pasar Baru tak bisa terelakan. Apalagi terkadang becak motor juga kerap ikut parkir di jembatan yang sedianya dilarang untuk parkir dan berjualan. Melihat fenomena itu, Satpol PP Lamongan kembali turun tangan menertibkan para pedagang makanan itu pada Senin (29/7/2019), ada tiga rombong makanan milik PKL yang ditertibkan. "Berjualan di atas jembatan tentu ini pelanggaran, makanya kita tertibkan dan kami minta mereka untuk pindah ke tempat yang lain,"kata Umar Sahid Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Lamongan. Terhadap PKL yang kedapatan berjualan di atas Jembatan itu, pihaknya sementara ini hanya mendata pedagangnya dan menegurnya. Bila dikemudian hari mereka kembali kepergok berjualan di lokasi yang sama, maka pihaknya tidak segan-segan mengangkut gerobaknya. "Tadi ada tiga penjual yang kepergok berjualan di atas jembatan, kita data dan kita peringatkan agar tidak sampai mengulanginya, kalau dikemudian hari, merek tetap bandel ya kita tidak segan-segan mengakut grobaknya,"tegas Umar. Hal ini dilakukan kata Umar untuk memberikan efek jera, dan menegaskan kepada para PKL kalau jembatan dan trotoar tidak boleh dijadikan tempat berjualan, apalagi di sekitar Pasar Baru ini sudah 2 minggu ini sudah disterilkan dari para PKL. Penertiban ini lanjut Umar, sebelumnya pihaknya sudah memberikan himbauan dan peringatan terhadap sejumlah PKL. "Sebelumnya kami sudah menyampaikan ke para PKL kalau kawasan Jl Achmad Yani ini steril, kelihatanya yang kami pergoki ini pedagang baru,"ungkapnya. Selain itu, sejumlah PKL yang ditertibkan di khususkan yang berada di Jalan Achmad Yani ini karena di jalan ini kerap terjadi kemacetan parah menuju pasar dan Alun-alun setempat. Bahkan agar kawasan ini tidak digunakan untuk berjualan, pihaknya telah menerjunkan anggota untuk berjaga-jaga. "Sudah dua minggu ini sekitar Pasar Baru kita terjunkan anggota Satpol PP, agar wilayah tersebut benar-benar bebas dan steril dari PKL,"terangnya. Saat didesak sampai kapan petugasnya berjaga-jaga di lokasi depan Pasar Baru, Umar belum bisa memastikannya, ia akan melihat situasi dan kondisinya sambil berjalan beberapa hari ke depan.jir
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…