Ashanty Siap Mediasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI, Jakarta- Artis Ashanty telah digugat atas kasus tuduhan wanprestasi sebesar Rp 9,4 milliar oleh mantan rekan kerjanya, Martin Pratiwi sang pengusaha kosmetik. Gugatannya tersebut dilayangkan lantaran Ashanty dianggap tidak sesuai dengan ketentuan kontrak. Dalam kasus ini, istri dari Anang Hermasyah juga dituding tidak memiliki itikad baik untuk mengadakan pertemuan dengan Martin. Tudingan tersebut kemudian dibantah oleh Ashanty yang bersikeras membela dirinya. Ashanty membantah bahwa dirinya menghilang dan sulit dihubungi oleh rekannya tersebut. "Insyaallah kalau saya masih nggak salah ingatan, selama hampir setahun setengah ini apa dua tahun ini tidak pernah ada telepon, WA (WhatsApp) dan beliau (Martin) tahu sekali saya tinggal di mana rumah saya di mana tahu banget tapi nggak ada ke rumah, hanya ke rumah saya selama kita kerja sama dan sesaat setelah kerja sama selesai beliau ada ke rumah satu dua kali saya lupa," ujar Ashanty saat ditemui di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (31/7/2019) usai menjalani sidang wanprestasinya. Ashanty mengaku sampai munculnya gugatan tak ada komunikasi apapun dengan Martin Pratiwi. Ia tak merasa dihubungi melalui telepon atau yang lainnya oleh Martin. "Hanya itu saja setelah itu sampai hari ini saya terima gugatan tidak ada komunikasi," lanjutnya. "Mungkin komunikasi ke manajemen ada, tapi ke saya nomor saya ada dua-duanya, nomor mas Anang ada, saya pun punya nomor mereka berdua," tambah Ashanty. Kejadian kali ini membuat Ashanty bingung dan menyarankan untuk datang ke rumahnya terlebih dahulu. "Jadi kalau memang mau langsung bertanya atau memang mau silaturahmi apa sebenarnya bisa langsung ke handphone dan ke rumah," jelasnya. Sementara itu, Martin Pratiwi sendiri dikabarkan sempat mengajak dan menghubungi pihak Ashanty perihal kasus namun tak menemukan jawaban. Hal ini juga menjadi alasan Martin untuk lanjut menggugat Ashanty ke ranah hukum. "Jadi agak kaget kalau misalnya dibilang berkali-kali ngajak atau ketemuan sayanya susah itu agak, ya silakan dibuktikan tanggal dan harinya kapan ngajak saya ketemuan," tukas Ashanty. Lalu, Ashanty merasa adanya kejanggalan yang terjadi dalam sidang kali ini. Martin disebut sempat tak mau melakukan mediasi dan memilih untuk melanjutkan sidang. Namun keinginannya itu diutarakan setelah pertemuan mereka selesai. "Tadi sih sama aku cuma nyampein kronologinya, dan akhirnya waktu kita masuk lagi sudah ditentukan sama pihak mediator buat bertemu 16 Agustus 2019," jelas Ashanty. "Tapi agak rancu sih tadi begitu mau keluar, beliau menanyakan sesuatu yang menurut saya di luar konteks. Harusnya ditanyakan pas kita duduk tapi pas berdiri dia bilang ’nggak usah mediasi langsung sidang saja’. Kita lihat nanti, saya juga bingung," jelas Ashanty. Dalam hal ini Ashanty mengaku tak mengetahui yang terjadi selanjutnya setelah sanggahan dari Martin usai sidangnya. "Ya itu saya nggak tahu tadi apa nggak ngerti juga. Saya pas keluar nggak denger juga apa mediasinya apa-apa nggak jadi mediasi itu aku kurang paham. Coba tanya sama yang bersangkutan (Martin)," jelas Ashanty. Istri Anang Hermansyah ini justru tampak menegaskan bahwa dirinya akan mengikuti ketentuan hukum yang ada. "Mediasi itu supaya ini lho disuruh menurunkan ego. Disuruh walaupun nggak merasa salah yuk dari pada panjang kita ngobrolin gitu, tapi kalau ternyata dalam proses mediasi memang ternyata tidak ada kecocokan ya memang harus lanjut," papar Ashanty. "Kalau saya sih bukan berpikir berhasil mediasi apa nggaknya, semua namanya sidang kenapa ada mediasi, berarti kan maunya mengupayakan ada yang terbaik," tutupnya.jk
Tag :

Berita Terbaru

Hadapi Fenomena El Nino, Dinkes Kota Malang Imbau Masyarakat Waspada ‘Heat Stroke’

Hadapi Fenomena El Nino, Dinkes Kota Malang Imbau Masyarakat Waspada ‘Heat Stroke’

Selasa, 05 Mei 2026 12:05 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menghadapi fenomena El Nino (kemarau ekstrem), saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota…

Tiga Kandidat Siap Bertarung Rebut Kursi Ketua PII Jawa Timur 2026–2029

Tiga Kandidat Siap Bertarung Rebut Kursi Ketua PII Jawa Timur 2026–2029

Selasa, 05 Mei 2026 11:19 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Persaingan menuju kursi Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Jawa Timur periode 2026–2029 semakin mengerucut. Tiga nama r…

Ketua DPRD Kab Pasuruan rampungkan Retret di Magelang

Ketua DPRD Kab Pasuruan rampungkan Retret di Magelang

Selasa, 05 Mei 2026 09:55 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 09:55 WIB

SURABAYAPAGI : Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, resmi merampungkan program retret khusus pimpinan DPRD se-Indonesia yang digelar selama lima hari…

Hardiknas 2026, Bupati Gus Fawait Kurangi Kemiskinan Lewat Pendidikan

Hardiknas 2026, Bupati Gus Fawait Kurangi Kemiskinan Lewat Pendidikan

Selasa, 05 Mei 2026 06:20 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 06:20 WIB

SURABAYAPAGI : Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Jember digelar dengan cara berbeda. Bupati Jember, Gus Fawait, memilih …

Pelepasan Jamaah Haji Jember 2026, Bupati Gus Fawait Tekankan Ibadah dan Kesehatan

Pelepasan Jamaah Haji Jember 2026, Bupati Gus Fawait Tekankan Ibadah dan Kesehatan

Selasa, 05 Mei 2026 06:15 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 06:15 WIB

SURABAYAPAGI : Pemerintah Kabupaten Jember menggelar pelepasan dan doa bersama bagi 2.956 calon jamaah haji tahun 2026 di Balai Serba Guna Kaliwates, Senin …

Pasar Tradisional Naik Kelas, Wakil DPRD Surabaya Minta PD Pasar Lakukan Rebranding Total

Pasar Tradisional Naik Kelas, Wakil DPRD Surabaya Minta PD Pasar Lakukan Rebranding Total

Selasa, 05 Mei 2026 06:00 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 06:00 WIB

Surabaya Pagi – Upaya memaksimakan pergergerakan ekonomi kota Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya berkomintmen  membenahi pasar tradisional dengan program re…