Tanggapi Larangan AS, Huawei Bikin Maps Sendiri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Huawei Technologies Co mengatakan berencana untuk meluncurkan layanan pemetaannya atau mapsnya sendiri pada bulan Oktober. Hal ini karena raksasa teknologi China itu tengah bekerja keras untuk mengatasi larangan pemerintah Amerika Serikat untuk menggunakan Google Map di smartphone luar negerinya. Layanan pemetaan/maps Huawei, yang dikenal sebagai Map Kit, tidak secara langsung untuk penggunaan konsumen, tetapi dirancang untuk mendorong pengembang perangkat lunak untuk datang dengan aplikasi berdasarkan kemampuan pemetaannya. “Huawei Map Kit akan terhubung ke aplikasi seluler pihak ketiga dan penyedia layanan pemetaan lokal di sekitar 150 negara dan wilayah” kata perusahaan itu. Internet kelas berat internet Rusia Yandex dan situs agregator bepergian AS Booking Holdings adalah di antara perusahaan perangkat lunak yang bermitra dengan Huawei pada layanan pemetaan. Langkah ini sangat penting untuk menjaga popularitas smartphone Huawei di negara-negara lain, mengingat Zhang Pingan, presiden layanan cloud di grup bisnis konsumen Huawei, mengatakan saat ini, lebih dari 50 persen aplikasi mobile adalah layanan berbasis lokasi yang mengandalkan kemampuan pemetaan. “Huawei Map Kit akan tersedia dalam 40 bahasa. Ini akan menawarkan kondisi lalu lintas waktu nyata dan sistem navigasi yang sangat canggih yang dapat mengenali mobil yang mengubah jalur, seperti dari jalan satu jalur ke jalur dua jalur. Ini juga akan mendukung pemetaan augmented-reality” tambah Zhang.
Tag :

Berita Terbaru

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menyusul kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi…

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar m…

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petugas dari Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi sesosok jasad pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di area bawah dermaga P…