Mayoritas Pelanggaran Sistem Ganjil Genap Berdalih Lupa dan Tidak Tahu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta-Aturan sistem pembatasan kendaraan dengan plat nomor ganjil genap resmi dilakukan hari ini. Dan rencannya akan berlakukan mulai pukul 06.00 – 10.00 WIB, serta 16.00 – 21.00 WIB. Di hari pertama ini masih banyak ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat. Berbagai alasan pun diutarakan agar terhindar dari penilangan. Mayoritas mengatakan lupa dan tidak tahu kalau sudah resmi diberlakukan. Panit Tindak Satwil Jakarta Selatan Ipda Deni Setiawan mengatakan, pihaknya tetap melakukan tilang kepada pelanggar sebab pemberitahuan mengenai perluasan ganjil genap sudah dilakukan sejak juah hari. “Rata-rata alasannya tidak tahu, tidak dan belum ada informasi, sedangkan pemberitahuan dan informasi itu sudah lama, bahkan di media, di TV juga sudah banyak. Rambu-rambu juga sudah banyak, dan kita menjaganya sendiri tiap pagi sampai malam," kata Deni di Jakarta, Senin (9/9/2019). Deni mengatakan, alasan pengemudi mobil tidak tahu, lupa dan tidak melihat rambu ganjil-genap tidak dapat diterima, sebab Dishub dan Polisi sudah membuat banyak pemberitahuan dan rambu-rambu di sepanjang jalan. Dilain kesempatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap pengguna mobil pribadi sudah dapat memahami dan menaati kebijakan perluasan ganjil genap yang resmi diterapkan di Jakarta. "Ya hari ini hari pertama, nanti kita lihat laporan dari Dishub. Tapi Insya Allah berjalan lancar, kita berharap masyarakat lebih banyak gunakan kendaraan umum, kita juga jumlah armada, kenyamanan dan jangkauan," kata Gubernur Anies kepada wartawan di Lapangan Silang Monas, Senin (9/9). Diakui dia Pemprov DKI sedang menambah kualitas dan kapasitas armada umum di Jakarta, sehingga menggunakan kendaraan umum jadi sesuatu yang meringankan masyarakat. Tujuan akhirnya, Jakarta menjadi kota yang ramah bagi semua, dimana perjalanan kantor dan berangkat kerja jadi perjalanan yang tidak menghabiskan banyak waktu. "Jadi saya tegaskan lagi program ganjil genap ini hanya program antara. Karena yang kita dorong adalah penggunaan kendaraan umum," tegas Anies.
Tag :

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…