Penjualan Mobil China Alami Kemerosotan Berturut-turut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Penjualan mobil di China merosot selama 14 bulan berturut-turut pada Agustus, serta di bulan kedua secara berturut-turut penurunan terjadi pada penjualan kendaraan energi baru (NEV). Dilansir Reuters, data Asosiasi Peorusen Otomotif China (CAAM) mencatat industri mobil China mencatat total penjualan mobil turun 6,9 persen pada Agustus dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya menjadi 1,96 juta. Angka tersebut diikuti penurunan 4,3% pada bulan Juli dan 9,6% pada bulan Juni, serta kontraksi tahunan pertama tahun lalu sejak 1990-an saat perlambatan pertumbuhan ekonomi dan perang perdagangan dengan Amerika Serikat. Penjualan kendaraan energi baru turun 15,8% pada Agustus, CAAM mengatakan, menyusul penurunan 4,7% pada Juli - penurunan pertama mereka sejak Januari 2017. Penjualan NEV melonjak hampir 62% tahun lalu bahkan ketika pasar mobil yang lebih luas berkontraksi. Sementara itu, penjualan kendaraan energi baru terbarukan turun 15,8 persen pada Agustus, setelah turun 4,7 persen pada Juli yang merupakan penurunan pertama sejak Januari 2017. Penjualan NEV melonjak hampir 62 persen tahun lalu bahkan ketika pasar mobil secara umum terkontraksi. Mobil yang masuk kategori NEV adalah mobil plug-in hybrid, kendaraan listrik tenaga baterai dan mobil sel bahan bakar hidrogen. China telah menjadi pendukung utama NEV dan telah membuat persyaratan kuota penjualan untuk sejumlah produsen mobil. "Karena dampak pemotongan subsidi pada kendaraan energi baru, penjualan untuk kendaraan jenis ini terus menurun," kata Chen Shihua, asisten sekretaris jenderal di CAAM, seperti dikutip Reuters.
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…