Balas Budi? AS Tunda Kenaikan Tarif Selama Dua Minggu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Presiden A.S. Donald Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa Amerika Serikat telah sepakat untuk menunda kenaikan tarif impor Tiongkok senilai $ 250 miliar dari 1 Oktober hingga 15 Oktober "sebagai isyarat niat baik." Keputusan China untuk membebaskan beberapa barang AS adalah "langkah besar" oleh Beijing dan sikap positif sebelum perunding perdagangan dari kedua negara bertemu di Washington, Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih. China pada hari Rabu mengumumkan pembebasan tarif batch pertama untuk 16 jenis produk AS, termasuk beberapa obat anti-kanker dan pelumas, serta bahan-bahan pakan ternak dan tepung ikan, menurut pernyataan Kementerian Keuangan di situs webnya. "Mereka membuat beberapa gerakan, itu cukup bagus," kata Trump. "Saya pikir itu isyarat, oke? Tapi itu adalah langkah besar." Trump mengatakan dia berharap untuk mencapai kesepakatan perdagangan dengan China setelah lebih dari setahun pertukaran tarif yang telah mengguncang pasar global. "Saya berurusan dengan mereka dan saya tahu mereka dan saya suka mereka," katanya. "Kuharap kami bisa melakukan sesuatu." Atas penundaan tarif, Trump mengaku bahwa penundaan itu merupakan ide yang tercetus dari Wakil Perdana Menteri China, Liu He, dan karena fakta bahwa Republik Rakyat Tiongkok akan merayakan Hari Jadi ke-70 mereka. Para deputi perdagangan China diperkirakan akan bertemu dengan rekan-rekan mereka di AS pada pertengahan September di Washington sebelum pertemuan tingkat menteri pada awal Oktober di ibukota AS, yang melibatkan Wakil Perdana Menteri China Liu He, Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin. Penundaan dapat memungkinkan pembicaraan berlangsung sebelum tarif masuk. “(Penundaan) menunjukkan Trump tidak ingin menaikkan tarif sebelum pembicaraan perdagangan pada awal Oktober dan itu menciptakan kondisi yang baik," kata Tommy Xie, ekonom di Oversea-Chinese Banking Corp, Kamis (12/9/2019). "Ini menambah harapan bahwa akan ada kabar baik dari pertemuan bulan Oktober dan pasar akan menunggunya," lanjutnya, seperti dikutip Bloomberg. Dua negara ekonomi terbesar di dunia itu memberlakukan tarif baru satu sama lain pada 3 September, memulai perang tarif yang sangat ketat yang telah meresahkan pasar keuangan dan meningkatkan momok resesi global.
Tag :

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…