Air Mampet, PDAM Janji Beri Kompensasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Alqomar, Wartawan Surabaya Pagi Setelah pasokan air PDAM Surya Sembada mampet selama 4 hari, kini BUMD ini akan terus berkomunikasi dengan Pemkot Surabaya terkait kompensasi kepada pelanggan. Pasalnya, ada sekitar 200.000 KK yang menjadi korban air mampet sebagai imbas pengerjaan proyek Alun-Alun Surabaya di Jalan Yos Sudarso. Dirut PDAM Surya Sembada, Mujiaman, mengatakan saat ini masih terus berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya terkait kompensasi tersebut. "Kompensasi kalau menurut undang-undang itu harus. Saya akan berkoordinasi dengan Bu Wali Kota," kata Mujiaman, Kamis (12/9/2019). Mujiaman menyebut kompensasi itu bisa dilakukan dalam bentuk apapun. Ia mencontohkan, bisa dalam bentuk pemotongan biaya tagihan dan semacamnya. "Kemungkinannya bisa saja. Mungkin kompensasinya lebih ke bagaimana perbaikan. Tapi kalau dalam bentuk uang, mungkin kami lakukan," terang Mujiaman. Mujiaman mengaku akan terus melakukan komunikasi dengan Walikota Tri Rismaharini. Pasalnya, beberapa waktu lalu, Wali Kota Risma sempat memberi statement Pemkot Surabaya belum menyediakan kompensasi lantaran keadaan mampetnya aliran air PDAM itu di luar perkiraan pihaknya. "Coba nanti saya bicarakan," tambah Mujiaman. Menurut Mujiaman, pihaknya yakin dapat memberikan kompensasi kepada seluruh pelanggan yang terdampak itu. Sebab, ia meyakini Pemkot Surabaya akan memberikan solusi terkait hal itu. "PDAM itu kan miliknya warga Kota Surabaya. Mau diambil uangnya ya uangnya sendiri. Mau diganti ya uangnya sendiri," ungkapnya. Mengenai langkah PDAM agar kejadian tersebut tidak terulang lagi? Mujiaman mengaku sudah melakukan beberapa langkah. "Saya memastikan sesuai SOP tidak ada acara pengelasan dalam hal pergeseran ini. Harus diusahakan tanpa pengelasan. Karena pengelasan sangat berbahaya. Itu tadi risikonya sangat besar. Harus ada metode yang lain menyambung pipa tanpa pengelasan itu yang jadi SOP kita," papar dia. "Kedua peta utitilitas harus kita tangani kalau toh menggunakan kegiatan emergency jangan memakai metode pengelasan," tandasnya Pengerjaan basemen Alun-Alun Suroboyo berdampak pada 200 ribu pelanggan PDAM Surya Sembada. Saat PDAM memasang pipa di area proyek tersebut, terjadi gangguan aliran air minimal dua hari mulai Sabtu (14/9). Namun hingga Selasa (10/9/2019), aliran air tak kunjung normal kembali. Pelanggan yang terdampak itu adalah di kawasan Gubeng, Ngagel Bilka, Jalan Raya Darmo, Basuki Rahmat, Yos Sudarso, Jalan Sedap Malam, Nias, Ambengan, Undaan, Pasar Atom, Pegirian, Wonosari, Wonokusumo, dan Ujung. Di antara pelanggan-pelanggan PDAM tersebut, terdapat hotel, kafe, rumah sakit, dan gedung perkantoran. Mereka pun mengimbau karyawan dan tamu-tamunya menghemat dan membatasi penggunaan air. n
Tag :

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…