Digrebek "Ngamar", Istri Polisi dan Dokter Terancam Sangsi Berat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Sangsi berat menanti MA dan ARP, dua tenaga medis RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo yang digerebek berduaan di sebuah rumah di Kecamatan Magersari, pada Senin (1/10) kemarin. Jika terbukti bersalah, keduanya bisa di pecat dari tempatnya bertugas. Direktur RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo, dr Sugeng Mulyadi mengatakan saat ini pihak rumah sakit masih menunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian. Jika terbukti benar, sangsi ancaman pemecatan menanti MA bidan yang berstatus karyawan rumah sakit. Sedangkan untuk ARP, dokter spesialis ortopedi yang berstatus PNS menunggu keputusan dari inspektorat. "Jika hasil pemeriksaan polisi terbukti, sangsi terberat bisa pemecatan, tentunya kita akan berkonsultasi dengan komite etik perawat dan komite etik dokter," kata dr Sugeng Mulyadi, Rabu (2/10) saat memberikan keterangan pada media. Lebih lanjut dr Sugeng menjelaskan jika ARP mulai bekerja tahun 2011, pada tahun 2016 ARP diangkat menjadi PNS. Ia bertugas sebagai ahli ortopedi tulang belakang, sedangkan MA seorang bidan mulai bekerja tahun 2016."Sebenarnya kita (rumah sakit, red) sejak April sudah mendengar dari laporan suami," katanya. Ketika ada laporan masuk itu, lanjut Sugeng pihaknya sudah mengambil langkah dengan memindahkan MA ke ruangan lain. Memang, awalnya MA bertugas di ruang VIP Tribuana yang memungkinkan sering bertemu ARP, lantas MA dipindah ke ruang kebidanan. "Mungkin sering ketemu sehingga kita pindah ke ruang kebidanan yang tidak ada hubungan dengan pembedahan agar tidak sering ketemu," urainya. Saat ini kata Sugeng, kedua pegawai itu tidak masuk kerja sehingga belum bisa dimintai klarifikasi. "Tetap menunggu dari kepolisian. Karena belum masuk sehingga belum saya klarifikasi," tukasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang istri anggota Polisi berinisial (MA) digerebek saat berduaan di kamar kontrakan dengan seorang laki-laki berinisial (ARP). Saat itu (MA) yang diketahui juga seorang bidan bersama seorang laki-laki (ARP) seorang dokter tidak mengetahui bahwa suaminya sudah memiliki prasangka buruk terhadapnya. Informasi yang dihimpun penggrebekan itu terjadi pada Selasa (01/09) di sebuah rumah megah yang ada di wilayah Kota Mojokerto. Berawal dari suami MA mencurigai gerak gerik sang istrinya dan mempunyai fakta bahwa istrinya mempunyai sebuah hubungan dengan ARP. Suami MA meminta bantuan perangkat setempat untuk melakukan penggrebekan pada sebuah rumah yang ada di Kecamatan Magersari, kota Mojokerto. Kasatreskrim Polresta Mojokerto, AKP Ade Warroka membenarkan peristiwa tersebut, pengrebekan dua pelaku itu dilakukan oleh suaminya sendiri yang juga anggota polisi. “Kedua pelaku ini diamankan disuatu tempat oleh suami dari si perempuan dan langsung dibawa ke Polres Mojokerto Kota,” kata Ade Warroka, Selasa (01/09). Pengrebekan itu terjadi karena sang suami dari bidan yang juga seorang anggota polisi tersebut mengikuti dan melakukan penggrebekan yang didampingi oleh perangkat setempat. “Sang suami dari si perempuan ini mengantongi fakta dan melakukan koordinasi dengan perangkat setempat kemudian dilakukan pengrebekan,” tegasnya.dwi
Tag :

Berita Terbaru

Momen Prabowo dan AHY Satu Mobil di SMA Taruna Nusantara Malang

Momen Prabowo dan AHY Satu Mobil di SMA Taruna Nusantara Malang

Selasa, 13 Jan 2026 18:32 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 18:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung kompleks SMA Taruna Nusantara (TN) Kampus Malang usai meresmikan s…

Pemkab Gresik Perkuat Perlindungan Anak PMI Lewat Penyerahan Dokumen Asal Usul dan Adminduk

Pemkab Gresik Perkuat Perlindungan Anak PMI Lewat Penyerahan Dokumen Asal Usul dan Adminduk

Selasa, 13 Jan 2026 17:49 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 17:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi hak-hak anak Pekerja Migran Indonesia (PMI). Bupati G…

Wanita Diduga ODGJ Ceburkan Diri ke Sungai Brantas Ditemukan Tewas

Wanita Diduga ODGJ Ceburkan Diri ke Sungai Brantas Ditemukan Tewas

Selasa, 13 Jan 2026 17:34 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Jasad janda beranak dua yang bunuh diri dengan cara ceburkan diri di Sungai Brantas pada Senin (12/1) kemarin berhasil ditemukan…

Setelah Diancam Digugat, Satpol PP Lamongan Segera Tertibkan Toko Kelontong 24 Jam

Setelah Diancam Digugat, Satpol PP Lamongan Segera Tertibkan Toko Kelontong 24 Jam

Selasa, 13 Jan 2026 15:51 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lamongan akhirnya angkat bicara, terkait maraknya toko kelontong yang beroperasi s…

Diduga Gelapkan Dana Desa Rp370 Juta, Pemuda Lira Laporkan Kades Mliriprowo ke Kejaksaan

Diduga Gelapkan Dana Desa Rp370 Juta, Pemuda Lira Laporkan Kades Mliriprowo ke Kejaksaan

Selasa, 13 Jan 2026 15:33 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Organisasi kepemudaan, Pemuda  Lumbung Informasi Rakyat (Pemuda - Lira) mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, …

Tongkat Komando Kapolres Blitar Kota Resmi Diserahkan ke Kapolres Blitar Kota yang Baru

Tongkat Komando Kapolres Blitar Kota Resmi Diserahkan ke Kapolres Blitar Kota yang Baru

Selasa, 13 Jan 2026 15:15 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tongkat komando Polres Blitar Kota resmi beralih, dan kursi kedudukan Kapolres Blitar Kota resmi  diduduki oleh AKBP Kalfaris …