Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Balita yang Hilang di PAUD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Samarinda –Jasad balita malang yang ditemukan mengapung dengan kondisi badan sudah tidak utuh diyakini pihak keluarga sebagai identitas Yusuf Achmad Ghazali (4). Adapun keluarga beranggapan seperti itu pasalnya Yusuf dilaporkan menghilang sekitar dua pekan lalu di PAUD Jannatul Athfal, jalan Wahab Syaharie. Sebelum dilaporkan hilang, Yusuf diketahui tangah bermain bersama 6 bocah lain di ruang kelas ditemani pengajar PAUD Jannatul Athfaal. Karena luput dari pengawasan pengasuh, Yusuf tiba tiba menghilang dan keberadaannya tidak ditemukan. Hingga selama 2 pekan kemudian, keberadaan Yusuf masih belum diketahui. Sampai munculnya kabar ditemukannya jasad seorang balita tanpa kepala yang mengambang di sebuah parit. Berdasarkan identifikasi sementara terdapat kesamaan baju pada jasad dengan baju yang dikenakan oleh Yusuf saat menghilang sebelumnya pada Jum’at (22/11) lalu. Atas alasan itulah, pihak keluarga berasumsi bahwa jasad tersebut adalah Yusuf. Keadaan jasad yang sangat mengenaskan membuat keluarga korban beranggapan, Yusuf menjadi korban kejahatan. Pasalnya selain tanpa kepala, bagian kaki dan tangan pun juga terputus. Bahkan, tulang dada tampak keluar dan organ tubuh dalam bagian dada sudah tidak ada. Lukman, paman Yusuf menduga jika jasad keponakannya itu merupkaan korban penculikan. “Saya yakin ini korban kejahatan, penculikan, sindikat karena pelaku sangat jahat. Hilangnya kepala anak ini menggugurkan asumsi bahwa anak ini jatuh ke dalam parit dan terbawa arus banjjir,” ungkap Lukman, di ruang jenazah RSUD Abdul Wahab Syaharie, Minggu (8/12) malam. Selain itu masih ada kejanggalan lain menurut Lukman, lokasi kehilangan Yusuf dan lokasi penemuan sangat jauh berbeda. Jarak antara lokasi Yusuf hilang dengan lokasi penemuan jasad kurang lebih sekitar 3,9 kilometer. “Itu jauh ya. Ini Analisa kami orang awam. Kalau keponakan kami jatuh ke parit neggak mungkin sampai kesana (titik pertemuan),” ujar dia. Karena itu pihak keluarga menduga anak tersebut di culik. Bahkan, keluarga menduga ada perdagangan organ tubuh manusia. “Semua kemungkinan ada. silahkan pihak kepolisian mendalami,” kata Lukman. Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian mengaku tidak ingin buru-buru memberikan kesimpulan bahwa korban merupakan korban kejahatan. Karena, keismpulan harus berdasarkan pada bukti-bukti yang autentik. Sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan jasad tersebut benar yusuf atau bukan. "Sampai ke sana (tindak kejahatan) kami belum. Kami masih fokus jasad anak ini atas nama Yusuf atau bukan. Hasil identifikasi pakaian yang digunakan saat hilang, kesimpulan sementara Yusuf," kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Damus Asa. Untuk penyebab kematian, tim kepolisian masih berkoordinasi dengan pihak kedokteran di RSUD Abdul Wahab Syaharie. “Karena itu kami terus koordinasi dengan pihak RSUD untuk penyelidikan lebih jauh,” kata dia.
Tag :

Berita Terbaru

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar gerakan percepatan tanam serempak di Lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan. Kegiatan…

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggencarkan gerakan tanam cabai di tingkat rumah tangga dengan melibatkan ibu-ibu sebagai garda…

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Kabupaten Magetan, Jawa Timur menyimpan banyak destinasi wisata yang patut untuk dikunjungi saat libur panjang atau saat berakhir…

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebanyak 41 lapak pedagang dilaporkan ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Baru Tuban, Jawa Timur,…

Dipastikan Aman, Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026

Dipastikan Aman, Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026

Kamis, 23 Apr 2026 14:08 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Bagi para pecinta alam dan pendaki gunung di tanah air kembali bergembira pasca diumumkannya secara resmi pembukaan kembali jalur…

Gaji PPPK Trenggalek Terancam Dipangkas Imbas Efisiensi Belanja Pegawai 30 Persen

Gaji PPPK Trenggalek Terancam Dipangkas Imbas Efisiensi Belanja Pegawai 30 Persen

Kamis, 23 Apr 2026 13:59 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Terkait penerapan aturan batas maksimal belanja pegawai 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD,…