Diduga Dukun Santet, Pelaku Bakar Rumah Korban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jember- Polisi menangkap Rahman sebagai pelaku pembakaran rumah Sulikandi, warga Dusun Junggrang, Desa Patempuran, Kecamatan Kalisat, kabupaten Jember. Akibat pembakaran itu, dua rumah di samping rumah Sulkandi juga ikut ludes. Sejumlah dua rumah itu masing-masing milik mertua Sulikandi, yakni Sarip (60), dan anak perempuan Sulikandi, Ririn (22). Rahman teridentifikasi sebagai pelaku pembakaran karena beberapa orang melihat perbuatannya. Istri Sulikandi, Maryati, juga melihat perbuatan pembakaran yang dilakukan oleh Rahman tersebut. "Pelaku pembakaran rumah di Desa Patempuran, Kalisat, sudah kami tangkap. Pelakunya bernama Rahman," ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jember, AKP Yadwavina Jumbo Qanttason, Senin (16/12/2019). Karenanya, setelah memeriksa lokasi juga meminta keterangan sejumlah saksi, polisi pun menetapkan Rahman sebagai tersangka. Polisi menjerat Rahman memakai Pasal 187 KUHP ayat 1 tentang Pembakaran dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Polisi telah menangkap dan menahan Rahman. Lalu terkait, sejumlah orang yang datang ke rumah Sulikandi pada Minggu (15/12/2019), mereka hanya dijadikan saksi. "Memang yang bersangkutan (Rahman) mendatangi rumah korban bersama beberapa orang, tapi hanya dia sendiri yang membakar sofa rumah korban," tambah Jumbo. Pada Minggu (15/12/2019), Rahman dan beberapa orang mendatangi rumah Sulikandi. Rahman ingin bertemu dengan Sulikandi. Dia ingin meminta obat sakit perutnya. Rahman menuduh Sulikandi memiliki ilmu santet, dan bisa mengobati sakit perutnya. Namun ketika sampai di rumah Sulikandi, lelaki itu tidak ada di rumahnya. Rahman marah hingga akhirnya melemparkan sumbu api. Sumbu itu terbuat dari serabut kelapa dan kain. Sumbu api itu membakar sofa rumah Sulikandi. Api membesar, hingga akhirnya membakar isi rumah Sulikandi, kemudian merembet ke rumah mertua dan anaknya yang berada di sisi kanan dan kiri rumah Sulikandi. Kebakaran itu membuat kerugian sebesar Rp 250 juta. Sebab isi tiga rumah itu ludes terbakar, begitu juga dengan hampir keseluruhan bangunan ketika rumah tersebut.
Tag :

Berita Terbaru

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Surabaya Pagi - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mengkaji skema Kerja Sama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU) dengan pola Availability Payment (AP) sebagai…

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Pakaian Show Madonna hilang di Coachella

Pakaian Show Madonna hilang di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…