Oknum ASN Sampang Ditangkap Polisi Akibat Narkoba

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Sampang- Jajaran Satnarkoba Polres Sampang, Madura, Jawa Timur telah menangkap salah satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dirinya diduga terlibat kasus narkoba dan saat ini tersangka telah ditahan di mapolres setempat. Informasi yang berkembang, Satpol PP tersebut berinisial A telah diamankan Senin (16/12/2019) malam. Ia ditangkap dalam operasi Cipta Kondisi menjelang pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Kepala Satpol PP Pemkab Sampang Kusno Abdullah membenarkan adanya anggotanya berinisial A yang ditangkap polisi karena kasus narkoba itu. "Memang benar ada anggota kami yang ditangkap polisi karena kasus narkoba," ucapnya menjelaskan. Kusno mengatakan, A merupakan ASN pindahan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Sampang dan saat ini bertugas di bidang Penegakan Perda dan Ketertiban Umum. "Kami tidak mengetahui segara langsung tentang penangkapan itu, akan tetapi diberitahu secara langsung oleh Satuan Narkoba Polres Sampang dan Wakapolres Sampang," ujar Kusno. Dirinya mengaku, memang sudah mengetahui tindakan yang dilakukan anak buahnya itu. Bahkan, sambung dia, Kusno sudah pernah menyampaikan teguran kepada A untuk segera menghentikan perbuatan yang melawan hukum tersebut. "Tapi rupanya teguran saya tidak diindahkan, hingga pada akhirnya ia tertangkap petugas," ucapnya menegaskan. Kepala Satpol-PP Pemkab Sampang Kusno Abdullah ini lebih lanjut menuturkan, anak buahnya itu juga pernah menjalani rehabilitasi selama tiga bulan di Surabaya, namun setelah masa perawatan selesai yang bersangkutan tetap mengkonsumsi obat haram itu. "Ya akibatnya, seperti ini, dan berpotensi bisa dipecat dari PNS apabila telah tertangkap lagi seperti ini," pungkasnya.
Tag :

Berita Terbaru

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Surabaya Pagi - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mengkaji skema Kerja Sama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU) dengan pola Availability Payment (AP) sebagai…

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Pakaian Show Madonna hilang di Coachella

Pakaian Show Madonna hilang di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…