Bawa 10.000 Butir Pil Double L, Nelayan  Dibekuk Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM,Tuban- Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Tuban membekuk seorang nelayan berinisial GAS asal desa Glodog kecamatan Palang Tuban. Saat dibekuk, pemuda berusia 18 tahun itu kedapatan membawa 10.000 butir pil obat keras berjenis Double L. Dalam keteranganya, tersangka yang telah dua kali menjalankan aksinya sebagai kurir, mengaku jika barang haram tersebut, sedianya akan diantarkan ke salah seorang temanya warga asal desa Karangagung Kecamatan Palang, Tuban dengan upah 150 ribu rupiah tiap seribu butirnya. "saya cuma mengantar, dengan diberi upah 150 ribu rupiah per 1000 butir pil," terangnya. Selanjutnya, tersangka yang dengan sengaja menjual dan mengedarkan obat terlarang dianggap melanggar pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) dan atau pasal 197 Jo pasal 106 Undang-Undang RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dan atas perbuatannya, tersangka diancam hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar, atau paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp1,5 miliar. Hal itu di sampaikan oleh Kapolres Tuban AKBP Nanang Hariyono kepada awak media dalam konferensi pers di Mapolres Tuban. Jum’at, (24/01/2020). Lebih jauh, Nanang menegaskan jika Polres Tuban akan terus memerangi peredaran Pil double L dan obat- obatan terlarang. Selain untuk memenuhi target Zero Narkoba, juga demi menjaga generasi bangsa dari pengruh buruk zat haram tersebut. "Kami Polres Tuban akan terus memerangi perdaran obat- obatan terlarang maupun pil Double L, untuk Tuban Zero Narkoba," tandanya.
Tag :

Berita Terbaru

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian Indio di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – "No results can define me, no failure can erase me, and no expectations can define who I am." Prinsip hidup mendalam ini menjadi p…