IMF: Ekonomi China Masih Beresiko

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Berhasil menanggulangi Covid-19, ekonomi China dikabarkan telah bergairah kembali. Hal ini terdengar hingga telinga IMF. Meski demikian , IMF mengatakan bahwa gairah ini masih berisiko, untuk itu china disarankan tentang berbagai hal. SURABAYAPAGI.COM, Kontributor Surabaya Pagi di Washington – Sejak dihantam Covid-19, ekonomi China mengalami keterpurukan paling terpuruk di sepanjang masa. Kegiatan ekonomi China yang berhenti secara tiba-tiba telah menghambat pasokan dan permintaan global. Data produksi industri dan penjualan ritel pun terpantau sangat lemah pada Januari dan Februari. Namun ketika wabah mulai mereda, ekonomi China berangsur-angsur bersahaja. Kebijakan ketat China dalam menanggulangi puncak wabah di tempat asalnya telah berpengaruh Signifikan pada provinsi Hubei. Meski jelas efeknya adalah memperlambat penyebaran penyakit. Kebersahajaan ini juga terlihat di mata International Monetary Fund (IMF). Sebagian besar perusahaan besar sudah mulai beroperasi dan staf lokal kembali bekerja. Meski demikian, ada risiko tingkat infeksi naik lagi, baik secara nasional maupun internasional seiring dengan perjalanan internasional kembali normal. Kepala misi IMF China, Helge Berger menyebut seiring dengan kembali normalnya aktivitas, risiko penularan kembali mengancam. "Wabah di negara lain dan perputaran pasar keuangan juga bisa membuat konsumen dan perusahaan mewaspadai barang-barang China," katanya dalam blog IMF terkait efek pandemik Covid-19. Untuk itu IMF menyarakan agar China melakukan koordinasi skala internasional mendukung pertumbuhan dan stabilitas keuangan. Berger mengatakan, kebijakan fiskal memiliki Peran penting ketika otoritas China bekerja mengurangi guncangan ekonomi dan mendukung pemulihan. Empat sumber kebijakan mengatakan pada Reuters, China diperkirakan akan mengeluarkan triliunan yuan stimulus fiskal, yang didukung oleh 2,8 triliun yuan atau 395 miliar dolar AS dalam obligasi pemerintah daerah. Ini demi menghidupkan kembali ekonomi domestik. "Meskipun masih terlalu dini untuk berbicara tentang beberapa opsi yang dibahas, akan sangat membantu untuk memberikan bauran kebijakan yang sesuai anggaran dan tepat Sasaran demi membantu mereka yang paling terkena dampak krisis saat ini," kata Berger kepada Reuters. Otoritas China diimbau untuk bertindak cepat untuk membantu rumah tangga rentan dan usaha kecil di sana. Selain itu menghapuskan biaya jaminan sosial, tagihan utilitas dan Menyalurkan kredit melalui perusahaan fintech, serta mengatur kredit bersubsidi untuk mendukung peningkatan produksi peralatan medis. Selain itu, pemerintah juga bisa memberi insentif kepada bank untuk memberikan pinjaman kepada perusahaan yang lebih kecil dan memotong persyaratan cadangan. Sambil Terus memberikan pinjaman dengan biaya murah kepada perusahaan yang lebih besar dan perusahaan milik negara.
Tag :

Berita Terbaru

Kemenhaj Kota Malang Catat Lima CJH Batal Berangkat Menuju Tanah Suci

Kemenhaj Kota Malang Catat Lima CJH Batal Berangkat Menuju Tanah Suci

Jumat, 24 Apr 2026 13:43 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 13:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota setempat mencatat sebanyak lima calon jemaah haji…

Kota Malang Percepat Masa Tanam Padi Serentak, Antisipasi Dampak El Nino

Kota Malang Percepat Masa Tanam Padi Serentak, Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 24 Apr 2026 13:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka mengantisipasi dampak musim kemarau dan potensi dampak El Nino, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mulai mempercepat masa…

Komitmen Permudah Layanan Publik, Pemkab Jember Hadirkan MPP Mini di Wilayah Pinggiran

Komitmen Permudah Layanan Publik, Pemkab Jember Hadirkan MPP Mini di Wilayah Pinggiran

Jumat, 24 Apr 2026 13:01 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai upaya mendekatkan sejumlah layanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadirkan Mal Pelayanan Publik…

Demi Verval Data Warga Miskin, Guru di Jember Rela Tempuh Jarak Jauh hingga Medan Ekstrem

Demi Verval Data Warga Miskin, Guru di Jember Rela Tempuh Jarak Jauh hingga Medan Ekstrem

Jumat, 24 Apr 2026 12:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Baru-baru ini, salah seorang guru di Jember harus menempuh perjalanan sulit termasuk medan ekstrem di wilayah terpencil saat…

Pemkab Dorong Penataan Berkelanjutan, Alun-alun Jombang Bersih dari PKL Liar

Pemkab Dorong Penataan Berkelanjutan, Alun-alun Jombang Bersih dari PKL Liar

Jumat, 24 Apr 2026 12:34 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Demi arus lalu lintas yang lebih lancar serta meningkatnya kenyamanan bagi pengunjung, program penataan kawasan Alun-alun Jombang…

Dongkrak Sektor Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Dorong Kebijakan Presisi

Dongkrak Sektor Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Dorong Kebijakan Presisi

Jumat, 24 Apr 2026 12:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka mendongkrak sektor pariwisata yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi perekonomian masyarakat, Pemerintah…