Kota Malang Percepat Masa Tanam Padi Serentak, Antisipasi Dampak El Nino

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Masa tanam padi serentak sebelum memasuki musim kemarau di Kota Malang, Jawa Timur. SP/ MLG
Ilustrasi. Masa tanam padi serentak sebelum memasuki musim kemarau di Kota Malang, Jawa Timur. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka mengantisipasi dampak musim kemarau dan potensi dampak El Nino, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mulai mempercepat masa tanam padi serentak di Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun. Dimana, percepatan tanam dilakukan untuk memanfaatkan sisa musim hujan yang diperkirakan masih terjadi hingga akhir April dan merupakan bagian dari program nasional yang dilakukan secara serentak hingga tingkat daerah.

Wali Kota Wahyu Hidayat mengungkap jika saat ini kondisi ketersediaan air di Kota Malang masih relatif aman karena didukung aliran sungai yang mencukupi sepanjang tahun. Hal ini menjadi modal penting dalam menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman musim kemarau.

“Berdasarkan informasi BMKG, Jawa Timur masih mengalami hujan sampai akhir April. Sementara kondisi El Nino berada pada kategori sedang. Dan dengan kondisi air yang masih tersedia, kita optimistis produktivitas pertanian tetap terjaga,” ujarnya, Jumat (24/04/2026).

Oleh karenanya, sebagai bentuk dukungan, Pemkot Malang juga menyalurkan bantuan benih padi kepada petani sebanyak 10 ton atau 10.000 kilogram. Bantuan tersebut terdiri dari varietas Inpari 32 dan Inpari 45 yang diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi. “Harapannya para petani tidak mengalami kendala dalam penyediaan benih dan bisa segera melakukan tanam,” ucapnya.

Selain benih, pemerintah juga memastikan ketersediaan pupuk subsidi melalui koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta kelompok tani. Kebutuhan pupuk tahun 2026 telah disiapkan lebih awal, sementara untuk tahun 2027 sedang dalam proses penyusunan e-RDKK.

Perlu diketahui, di wilayah lain di Kota Malang, tanaman padi sudah lebih dulu ditanam dan saat ini memasuki usia sekitar 35 hari. Sedangkan di empat kecamatan lainnya, tanaman padi sudah lebih dulu ditanam dan saat ini memasuki fase pertumbuhan. melalui percepatan tanam ini, Pemkot Malang optimistis mampu menjaga produktivitas padi, memastikan ketersediaan pangan, serta menjaga stabilitas harga di tengah potensi kemarau panjang. ml-01/dsy

Berita Terbaru

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

SURABAYAPAGI .com: Sejumlah media di Malaysia seperti New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today, The Straits Times dan media dari Inggris BBC ikut…

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Surabaya Pagi.COM - Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat…

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Surabaya Pagi.com  - Memastkan peningkat pelayanan publik terhadap masyarakat Surabaya, Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno,melakuan kunjungan kerja …

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), salah satunya dengan mencopit Letjen TNI (Purn) Lodewyk…

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Dadan Hindayana dicopot Presiden Prabowo setelah sampai Indonesia dan pulang Haji lebih cepat demi agenda besar.Dadan dan istrinya yang…

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Kejaksaan Agung (Kejagung) dikabarkan melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu…