Stasiun, Terminal dan Bandara Juanda Sepi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Meskipun sudah jelang Lebaran, kondisi Terminal 1 Bandara Juanda International, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (19/5) sangat sepi.
Meskipun sudah jelang Lebaran, kondisi Terminal 1 Bandara Juanda International, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (19/5) sangat sepi.

i

 

SURABAYAPAGI, Surabaya- Suasana jelang Idul Fitri tahun ini, sampai Selasa (19/5/2020) sore kemarin, sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Himbauan larangan mudik karena pandemi Corona (Covid-19), cukup manjur. Faktanya,  Stasiun Gubeng, Bandara Juanda dan Terminal Bungurasih, nyaris tak ada aktivitas mudik sama sekali di sana. Tiga tempat itu sepi dan lengang.

Di stasiun Gubeng, malah terlihat hanya ada seorang pegawai PT KAI  yang berjaga-jaga. Tak ada satu pun penumpang yang terlihat. Toko-toko makanan di sekitarnya tutup semua. Praktis, aktivitas di stasiun, bandara dan terminal bus, ‘mati total’. Menyedihkan buat pemudik, sopir, kernet bus dan pekerja informal.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto menjelaskan bila mudik telah dilarang sesuai anjuran dari pemerintah."Mudik dilarang. Kita sesuai dengan anjuran pemerintah, mudik dilarang sehingga perjalanan kereta api jarak jauh reguler untuk masyarakat umum tidak beroperasi hingga info pusat lebih lanjut," terangnya, Selasa (19/5/2020).

Suprapto mengungkapkan bila kereta api menengah jarak jauh reguler terpaksa dibatalkan oleh pihak KAI hingga akhir Mei 2020.

"Untuk kereta api menengah jarak jauh reguler total ada 41 kereta api itu, kita batalkan dan tidak beroperasi, dari awal Mei hingga akhir Mei ini," ungkapnya.

Ia menambahkan bila sejak tanggal 12 Mei 2020, pihak KAI telah memberlakukan kereta api luar biasa atau KLB dengan 3 arah perjalanan kereta api.

"Adapun yang sejak tanggal 12 Mei sampai dengan 31 Mei yang telah beroperasi adalah Kereta Api Luar Biasa atau KLB dengan jumlah 3 perjalanan Kereta Api. Dua ke arah Jakarta dan satu ke arah Bandung," imbuhnya.

Tiga kereta api tersebut tidak diperuntukkan untuk masyarakat umum, para penumpang yang akan membeli tiket perjalanan harus melengkapi data dan syarat sesuai dengan surat edaran Satgas Covid Nasional.

Bahkan, Suprapto membeberkan bila pada sebelumnya, hanya 88 penumpang saja dari 3 kereta api yang memesan tiket KLB.

"Tetapi 3 perjalanan ini bukan untuk masyarakat umum, ini adalah penumpang yang harus sesuai dengan syarat pada surat edaran nomor 4 Satgas Covid Nasional. Terakhir itu kemarin hanya 88 penumpang dari 3 kereta, dari total kapasitas 700 tempat duduk yang kita siapkan," pungkasnya. Tak heran jika suasana di Stasiun Gubeng Surabaya sepi bak kuburan.

 

Bandara Juanda juga Sepi

Kondisi serupa terjadi di Bandara Internasional Juanda. Tak ada aktivitas berarti di sana. Bahkan cenderung lengang seperti Stasiun Gubeng. Hanya satu-dua orang tampak beraktivitas di sana.

Di sana tampak, yang melakukan perjalanan hanya orang tertentu. Pihak Bandara Juanda hanya mengeluarkan kebijakan bagi penumpang yang mempunyai kepentingan dalam hal penanganan Covid -19. Meskipun ada yang melakukan perjalanan mudik,  itupun dibatasi dengan syarat tertentu.

Manager Humas Juanda Sumiran mengatakan,  peminat mudik masih terbatas. “Lebih diutamakan penumpang yang mempunyai kepentingan penanganan covid-19 meskipun pemerintah melakukan pelonggaran PSBB,” ungkapnya.

Calon penumpang yang akan masuk diperiksa kelengkapan data dokumen perjalanannya oleh petugas di lobi untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan 1 Bandara Juanda. 

 

Bungurasih Melompong

Sementara itu di Terminal Purabaya Bungurasih, suasananya juga tak jauh beda. Bahkan, sejumlah pintu masuk menuju tempat keberangkatan bus juga ditutup. Tak ada pemudik terlihat seperti layaknya suasana jelang Lebaran.

Sementara saat dikonfirmasi, Kepala Terminal Purabaya Imam Hidayat mengatakan dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hari pertama di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik ini memang keberangkatan bus AKDP dan AKAP tidak diperbolehkan. Hal ini merujuk pada Permenhub No 25.

"Kalau PSBB di Terminal Purabaya itu hanya bus jalur AKAP AKDP saja nggak jalan. Kalau yang lain bus kota tetap jalan. Sesuai permen 25 sama surat dari dishub provinsi itu AKAP AKDP. Sementara untuk menanggulangi virus ini jangan sampai menjalar itu AKAP AKDP tidak dibolehkan operasi sementara," papar Imam.

 

Bisnis Travel Tiarap

Sepinya pemudik ini otomatis  mematikan bisnis travel yang biasanya ‘panen’ di saat musim Lebaran. Salah satu bisnis travel yang berada di Jl. Raya Juanda terlihat sepi dan terpantau hanya melayani 1 calon penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik.

Si pemilik travel mengakui, tahun ini banyak penurunan. “Tahun ini banyak penurunan. Biasanya masih bisa memberangkatkan 10 hingga 12 travel,” ungkap Indro, selaku pemilik travel.

Melihat situasi dari pandemi Corona, ia juga ketakutan bila tidak bisa mengantarkan penumpang hingga tujuan lantaran ada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan para calon penumpang yang tidak sesuai dengan perkiraan.

“Kita juga khawatir saat perjalanan mengantarkan penumpang kalo tidak sampai di tujuannya. Apalagi sampai disuruh untuk putar balik tidak boleh melanjutkan perjalanan, kan masih berlaku Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),” pungkasnya.pat/byt

 

 

 

Berita Terbaru

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Masjid Al-Millah Sidoarjo menggelar acara gerakan memakmurkan masjid melalui ibadah mabit (bermalam di masjid) yang m…

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong pemerintah memperluas dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di S…

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rendahnya cakupan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan d…