Akhir PSBB di Gresik, Masih Ada yang Meninggal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Virus Corona.
Virus Corona.

i

SURABAYA PAGI, Gresik - Di hari terakhir pelaksanaan PSBB Jilid 3 di Kabupaten Gresik masih ada 5 warganya yang terpapar oleh virus corona atau Covid-19. Bahkan seorang di antaranya sudah meninggal dunia kemarin (7/6).

Jurubicara Satgas Covid-19 Gresik drg Saifudin Ghozali melalui Kabaghumas dan Protokol Setkab Reza Pahlevi melaporkan dalam pers rilisnya Senin petang (8/8), ada tambahan 5 pasien terkonfirmasi yang satu di antaranya telah meninggal terlebih dahulu sebelum hasil swab test-nya keluar.

"Pasien yang meninggal itu berasal dari Desa Betiting, Kecamatan Cerme. Meninggalnya kemarin dalam status PDP. Pada hari ini hasil swab test-nya keluar dan dinyatakan positif Covid-19. Sehingga pasien ini masuk kategori konfirmasi positif meninggal," ungkap Reza.

Sedang 4 pasien konfirmasi positif lainnya adalah masing-masing 1 orang dari Desa Laban dan Desa Domas, kedua desa masuk Kecamatan Menganti.

Selanjutnya dari Desa Tanjungan (Kecamatan Driyorejo) dan Kelurahan Lumpur (Kecamatan Gresik).

"Lima pasien konfirmasi positif hari ini berasal dari klaster Surabaya sebanyak empat orang, dan dari klaster transmisi lokal satu orang,” urai drg Saifudin Ghozali yang sehari-harinya adalah Kadinkes Gresik.

Selain melaporkan adanya kematian seorang pasien konfirmasi positif, satgas juga menyampaikan kabar duka meninggalnya seorang pasien dalam pengawasan (PDP), pada hari ini (8/8).

"PDP yang meninggal berasal dari Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu," ungkap jurubicara satgas Covid-19.

Terakhir yang dilaporkan satgas adalah kabar gembira mengenai sembuhnya 4 pasien Covid-19, tepat di akhir masa penerapan PSBB Jilid 3 di wilayah Surabaya Raya yang meliputi Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik.

Keempat pasien sembuh tersebut, sebanyak 3 orang adalah warga Kecamatan Menganti. Mereka berasal dari Desa Putat Lor, Desa Domas dan Desa Kepatihan.

Sedang seorang lagi berasal dari Desa Belahan Rejo, Kecamatan Kedamean.

Dengan perubahan data hari ini maka total warga Gresik yang terpapar virus corona menjadi 219 orang dari sebelumnya sebanyak 214 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 37 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 21 orang meninggal. Sisanya, 161 orang kini sedang dalam perawatan di beberapa rumah sakit di Gresik, Surabaya dan Sidoarjo.

Sementara update PDP sampai 8 Juni 2020, jumlahnya mencapai 304 orang. Dengan rincian sebanyak 140 orang dalam pengawasan, 156 orang selesai pengawasan, dan 8 orang meninggal dunia. did

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…