Bahas Realokasi Anggaran Pilkada, Bawaslu Pastikan Pengawas Kenakan APD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bawaslu bersama Bupati Blitar dan Sekda serta OPD saat Teleconpers dengan Mendagri pada Sabtu (6/6).SP/Les
Bawaslu bersama Bupati Blitar dan Sekda serta OPD saat Teleconpers dengan Mendagri pada Sabtu (6/6).SP/Les

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar – Ditengah pandemi covid-19, Bawaslu Kabupaten Blitar memastikan, nantinya seluruh pengawas pemilihan di jajarannya akan dilengkapi dengan alat perlindungan diri (APD) selama bertugas.

Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Abdul Hakam Sholahuddin mengatakan, sesuai hasil rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Blitar, pihaknya memastikan seluruh pengawas pemilihan tidak hanya dilengkapi APD namun juga mengikuti rapid test. Sehingga ini menjadi langkah dari pengawas pemilihan untuk memenuhi protokol kesehatan pencegahan covid 19.

"Masker, face shield, sarung tangan, hand sanitizer, multivitamin, serta rapid test covid 19 bagi seluruh pengawas di berbagai tingkatan akan di-handle Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinkes,” kata Hakam, Jumat (12/6).

Mantan Wartawan ini menambahkan, Pilkada 2020 digelar sesuai dengan anjuran protokol kesehatan. Oleh sebab itu dari segi jumlah jajaran pengawas juga terdampak. Pasalnya jumlah tempat pemungutan suara (TPS) juga bertambah karena mematuhi aturan maksimal 500 pemilih per TPS.

“Untuk itu di Kabupaten Blitar ada penambahan 200 TPS. Dari 2078 TPS akan menjadi 2.278 TPS. Jumlah Pengawas TPS (PTPS) otomatis ikut bertambah. Karena setiap TPS ada satu PTPS,” ungkap Hakam.

Mengenai teknis perekrutan PTPS, lanjut Hakam, akan dilaksanakan oleh Panwas Kecamatan. Namun, sampai dengan saat ini Bawaslu Kabupaten Blitar menunggu surat resmi dari Bawaslu RI dan Provinsi untuk pengaktifan lembaga ad hoc pengawas pemilihan di tingkat kecamatan dan desa.

Jumlah pengawas pemilihan ad hoc di Kabupaten Blitar 2.592, yang terdiri dari Panwas Kecamatan sejumlah 66, pengawas kelurahan/ desa ada 248, dan PTPS ada 2.278.Les

 

Berita Terbaru

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…

Bgn Efisiensi Anggaran MBG Rp44 T Wujud Perbaikan Tata Kelola

Bgn Efisiensi Anggaran MBG Rp44 T Wujud Perbaikan Tata Kelola

Jumat, 30 Okt 2026 03:07 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Gizi Nasional (BGN) telah melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp44 triliun selama 100 hari kepemimpinan Kepala BGN Sudaryono sebagai…

Airlangga Optimistis Rupiah Tak Akan Tembus Rp 19.000

Airlangga Optimistis Rupiah Tak Akan Tembus Rp 19.000

Jumat, 30 Okt 2026 03:06 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:06 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tidak akan menembus level Rp…

InJourney Catat Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika Rp 5,2 Triliun

InJourney Catat Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika Rp 5,2 Triliun

Jumat, 30 Okt 2026 03:03 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mencatat gelaran MotoGP Mandalika memberikan dampak ekonomi sebesar Rp 5,2 triliun.…