Wacana Pilkada Tidak Langsung, Akademisi Soroti Pentingnya Demokratisasi Partai

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Pakar komunikasi politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, menilai penerapan pilkada tidak langsung berpotensi mengembalikan peran partai politik sebagai institusi utama dalam rekrutmen kepemimpinan daerah.

Menurut Surokim, selama pilkada langsung diterapkan, partai politik kerap terjebak pada pragmatisme elektoral, sehingga kaderisasi internal terpinggirkan.

“Dalam pilkada tidak langsung, partai politik menjadi pintu utama pencalonan. Ini membuat kaderisasi kembali penting, karena tidak ada jalur instan selain melalui partai,” ujar Surokim dalam diskusi bertajuk “Ke Mana Arah Pilkada: Membaca Ulang Desain Demokrasi Lokal” di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (31/1/2026).

Ia menjelaskan, mekanisme pilkada langsung sering mendorong partai memilih calon berdasarkan kekuatan modal dan popularitas, bukan rekam jejak atau kapasitas kader. Kondisi tersebut menyebabkan kader yang tumbuh melalui proses panjang justru tersisih.

“Partai sering terpaksa memilih calon yang punya modal besar karena biaya pilkada langsung sangat mahal. Dalam pilkada tidak langsung, tekanan biaya itu jauh berkurang,” katanya.

Dengan berkurangnya biaya politik, lanjut Surokim, partai memiliki ruang lebih luas untuk mengedepankan kompetensi, loyalitas, dan rekam jejak kader, bukan sekadar kemampuan finansial. Hal ini dinilai dapat memperbaiki kualitas demokrasi internal partai.

“Kalau biaya politiknya lebih rendah, kader-kader partai yang bekerja lama dan memahami ideologi partai punya peluang lebih besar untuk maju,” ucapnya.

Senada, dosen Sosiologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Moch. Mubarok Muharam, menilai pilkada tidak langsung berpotensi memperbaiki relasi antara partai dan kader.

Selama ini, pilkada langsung dinilai membuat partai kehilangan kendali atas proses kaderisasi.

“Pilkada langsung sering menjadikan partai hanya sebagai kendaraan elektoral. Kandidat datang membawa modal, lalu partai sekadar menjadi stempel formal,” ujar Mubarok.

Ia menambahkan, pilkada tidak langsung mendorong partai untuk lebih serius menyiapkan kader sejak dini. Proses pengkaderan menjadi kebutuhan strategis, bukan sekadar formalitas organisasi.

“Ketika pencalonan ditentukan melalui mekanisme internal partai dan DPRD, partai mau tidak mau harus menyiapkan kader yang benar-benar siap memimpin,” katanya.

Meski demikian, Mubarok mengingatkan bahwa penguatan kaderisasi hanya akan berjalan optimal jika disertai demokratisasi internal partai. Tanpa itu, pilkada tidak langsung justru berisiko melanggengkan praktik oligarki.

“Kuncinya ada pada tata kelola internal partai. Jika partainya demokratis, kaderisasi akan berjalan sehat,” pungkasnya. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…