Anggota DPRD Jatim Minta Hasil Swab Test Dipercepat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPRD Jawa Timur Achmad Amir Aslichin.SP/sg
Anggota DPRD Jawa Timur Achmad Amir Aslichin.SP/sg

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Lamanya hasil swab test pasien Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 dikeluhkan oleh sejumlah warga. Hal tersebut membuat warga waswas meski yang bersangkutan belum tentu positif virus corona. 
Anggota DPRD Jawa Timur Achmad Amir Aslichin mengungkapkan, banyak contoh kasus meninggalnya seseorang dengan status OTG, ODP dan PDP yang belum diketahui hasil swab testnya. Padahal, pengambilan sampel untuk swab sudah dilakukan sejak lama. “Akhirnya banyak yang mengira orang yang meninggal itu positif Covid-19,” katanya, kemarin. 
Hasil swab test, imbuhnya, baru muncul setelah dua pekan hingga sebulan. Hal tersebut berdampak pada keluarga pasien yang menunggu hasil swab test. Jika pasien tersebut meninggal, maka pemakaman tetap dijalankan dengan aturan protokol kesehatan. “Bahkan tetangga pun takut untuk melayat karena belum ada kejelasan positif atau negatif setelah hasil swab test,” ucap lulusan The University of Melbourne, Australia itu. 
Menurutnya, keterlambatan hasil swab test berdampak pada spikis keluarga. Kasihan keluarga korban karena dikucilkan oleh masyarakat. “Sanksi sosial itu sangat membebani keluarga,” ujarnya.
Karena itu, pihaknya meminta kepada pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dan daerah untuk bisa memberikan hasil cepat pada hasil swab test pasien. Pengadaan alat swab test diharapkan bisa jadi prioritas sehingga kejelasan penyakit pada pasien bisa segera diketahui. 
Dia menambahkan, dengan kepastian hasil swab tersebut, maka pihak keluarga dan masyarakat sekitar bisa mengantisipasi sejak dini. Banyak pasien OTG, ODP dan PDP memang membuat antrean hasil swab test menjadi banyak. “Karena itu pengadaan alat swab test harus diutamakan,” harapnya. 
Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo drg Syaf Satriawarman, Sp. Pros mengakui, selama ini hasil swab test harus menunggu dari pusat dan rumah sakit dr Soetomo di Surabaya. Karena antrean banyak, hasilnya baru bisa diperoleh selama 10 hari hingga dua minggu. “Paling cepat ya 10 hari karena banyak dari daerah lain yang juga ngajukan swab test,” ujarnya. 
Drg Syaf menargetkan, Sidoarjo bisa melaksanakan swab test dengan cepat. Dalam waktu dekat hasil swab test bisa dikeluarkan paling lama dua hari. “Semoga bisa cepat terealisasi. Kita targetkan minggu depan bisa terlaksana,” pungkasnya. sg

Berita Terbaru

Sambut Gavriel Novanto di Pandaan, Ketua DPD AMPI Jatim: Komitmen Kembali ke Akar Sejarah Adalah Kunci Pembaharuan

Sambut Gavriel Novanto di Pandaan, Ketua DPD AMPI Jatim: Komitmen Kembali ke Akar Sejarah Adalah Kunci Pembaharuan

Kamis, 17 Sep 2026 15:40 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Jawa Timur menyambut hangat kehadiran Calon Ketua Umum DPP…

Ledakan Dahsyat Pabrik di Lamongan, 1 Meninggal dan 6 Luka Berat

Ledakan Dahsyat Pabrik di Lamongan, 1 Meninggal dan 6 Luka Berat

Kamis, 17 Sep 2026 14:42 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Ledakan dahsyat terjadi di PT Superior Prima Sukses, yang berada di Desa Warukulon RT 03 RW 03, Kecamatan Pucuk, Kabupaten…

Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara Demi Keselamatan

Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara Demi Keselamatan

Kamis, 17 Sep 2026 14:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti kebakaran hutan yang melanda kawasan lereng Gunung Lawu sejak Senin (14/09/2026), Perhutani Kesatuan Pemangkuan…

Dampak Kekeringan Terus Meluas, 5 Desa di Ponorogo Mulai Krisis Air Bersih

Dampak Kekeringan Terus Meluas, 5 Desa di Ponorogo Mulai Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Sep 2026 14:29 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti fenomena kekeringan saat musim kemarau yang terus meluas turut melanda 5 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan…

Antisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan Kota Batu Imbau Terapkan PHBS

Antisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan Kota Batu Imbau Terapkan PHBS

Kamis, 17 Sep 2026 14:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai langkah mengantisipasi Flu Like Syndrome, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mengimbau masyarakat menerapkan Pola Hidup Bersih…

Okupansi Hotel di Banyuwangi Turun 10 Persen Gegara Kawah Ijen Terbakar

Okupansi Hotel di Banyuwangi Turun 10 Persen Gegara Kawah Ijen Terbakar

Kamis, 17 Sep 2026 14:12 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Imbas kebakaran huran dan lahan (karhutla) di Gunung Ijen turut mempengaruhi sektor pariwisata Banyuwangi. Sejumlah hotel di…