Beredar Video dan Foto Aksi Belasan Massa di DPRD Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto aksi massa di DPRD Kabupaten Jombang pada Kamis, (25/6) kemarin. (SP/Istimewa)
Foto aksi massa di DPRD Kabupaten Jombang pada Kamis, (25/6) kemarin. (SP/Istimewa)

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Belasan orang menggelar aksi di tepi jalan depan gedung DPRD Kabupaten Jombang. Tepatnya di Jalan Otto Iskandardinata, Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang.

Aksi yang dilalukan pada Kamis, (25/6) malam tersebut, terekam dalam sebuah video yang berdurasi selama 11 detik, dan foto-foto yang beredar di sejumlah grup WhatsApp.

Aksi itu berkaitan dengan adanya kegiatan kunjungan kerja anggota dewan ke luar daerah. Di dalam video tersebut, terlihat belasan warga terlihat membentangkan banner berukuran kurang lebih 2x1 meter.

Mereka berdiri di depan gerbang gedung ruang kerja anggota Komisi DPRD Jombang. Isi tulisan pada banner itu ada nama kelompok yang melakukan aksi, yaitu Aliansi Masyarakat Anti Resek, Pecinta Kebersamaan dan Ketentraman.

Dan kalimat di dalam banner itu yakni, "Kenapa Memang Kalau Anggota Dewan Melakukan Kunjungan Kerja. Kalau Kalian Pingin Daftaro Waktu Pileg Nanti".

Informasi yang diperoleh wartawan, aksi tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Belum diketahui secara pasti, aksi itu dilakukan oleh siapa atau dari kelompok mana.

Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Mas'ud Zuremi mengungkapkan, bahwa dirinya mengetahui video dan foto aksi massa tersebut, batu pada dini hari menjelang Salat Subuh.

"Saya tidak tahu betul siapa yang melakukan, dan apa motifnya. Sampai hari ini pun saya tidak tahu siapa yang membuat, siapa orangnya, dari kelompok apa," ungkapnya, di gedung DPRD Jombang, Jumat (26/6/2020).

Mas'ud menegaskan, bahwa dirinya betul-betul menyesalkan sampai ada tulisan seperti itu. Ia khawatir, kalau aksi sekelompok warga tersebut akan membentuk opini publik.

"Saya tidak mau dinilai kalau aksi itu dianggap setingan para oknum anggota dewan. Untuk itu, saya akan melacak siapa yang ada dibalik aksi tersebut," tegas politisi PKB ini.

Untuk itu, lanjut Mas'ud, dirinya berharap jangan punya desain seperti itu. Masak DPR mendesain seperti itu, kan sangat buruk sekali. Untuk itu pihaknya minta informasi seakurat mungkin.

"Kemudian, mungkin kalau itu ada dari salah satu anggota dewan, tanda kutip ya, itu pasti akan kami panggil dan akan kami beri teguran yang keras," pungkasnya.(suf)

Berita Terbaru

PT Zam-Zam Klaim Sudah Urus Izin, Tapi Dokumen di SIMBG Belum ada Perubahan

PT Zam-Zam Klaim Sudah Urus Izin, Tapi Dokumen di SIMBG Belum ada Perubahan

Rabu, 04 Feb 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - PT Zam-Zam pengembang perumahan Grand Zam-Zam mengklaim pihaknya sudah mengajukan izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk…

Korbinmas Baharkam Polri Perkuat Peran Bhabinkamtibmas di Wilayah Gresik

Korbinmas Baharkam Polri Perkuat Peran Bhabinkamtibmas di Wilayah Gresik

Rabu, 04 Feb 2026 16:46 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Korbinmas Baharkam Polri terus mendorong penguatan peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan kepolisian dalam membangun hubungan y…

Rekomendasi Sepatu Puma Indonesia

Rekomendasi Sepatu Puma Indonesia

Rabu, 04 Feb 2026 16:39 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 16:39 WIB

SurabayaPagi.com :  Puma adalah merek yang berasal dari Jepang dan kemungkinan besar sudah banyak dikenal oleh kalangan masyarakat Indonesia dengan terkenalnya …

Pemkab Gresik Salurkan 200 Becak Listrik untuk Pembecak Lansia

Pemkab Gresik Salurkan 200 Becak Listrik untuk Pembecak Lansia

Rabu, 04 Feb 2026 16:37 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 16:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik menyalurkan bantuan sebanyak 200 unit becak listrik kepada para pembecak lanjut usia. Bantuan tersebut b…

Dua Mobil Mewah Milik Ketua PBSI Kota Madiun  Diboyong KPK ke Jakarta

Dua Mobil Mewah Milik Ketua PBSI Kota Madiun  Diboyong KPK ke Jakarta

Rabu, 04 Feb 2026 16:10 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 16:10 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Dua unit mobil mewah milik Ketua PBSI Kota Madiun, Rahma Noviarini,diboyong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta. Mitsubishi P…

SatLantas Polres Blitar Kota, Gelar Ramp Check di Terminal Patria dan PIPP

SatLantas Polres Blitar Kota, Gelar Ramp Check di Terminal Patria dan PIPP

Rabu, 04 Feb 2026 15:37 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Demi keselamatan perjalanan angkutan umum, kususnya Bus dalam rangka jelang liburan Puasa dan Lebaran, bertepatan dengan pelaksanaan…