Wujudkan Kashmir yang Lebih Baik di Tengah Pandemi Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembentukan The Union Territory (UT) of Jammu and Kashmir di India.SP/ADT
Pembentukan The Union Territory (UT) of Jammu and Kashmir di India.SP/ADT

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Pembentukan The Union Territory (UT) of Jammu and Kashmir di India, tampaknya telah menunjukkan hasil yang positif. Salah satu anggota Komunitas India di Surabaya mengatakan jika orang-orang disana tampak lebih bahagia.

"Tampak senyuman diwajah anak-anak dan para wanita yang merasa aman berada di lembah Kashmir dan bagian lain pada wilayah Union Territory yang baru, jika dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya," ujarnya kepada Surabaya Pagi, Minggu (2/8/2020).

Administrasi pada wilayah Union Territory telah mengadopsi dan menerapkan banyak langkah-langkah kesejahteraan untuk kemajuan rakyat. Skema pensiun hari tua, beasiswa untuk siswa berprestasi, nutrisi tambahan untuk ibu hamil dan menyusui, serta menjaga ribuan anak tetap aman dan sehat di panti asuhan umum maupun swasta, telah dimulai dengan hati-hati dan menyeluruh.

"Semua penduduk bisa mendapat manfaat dari asuransi kesehatan medis yang komprehensif dan gratis. Hasilnya adalah terjadinya kenaikan drastis pada indeks kebahagiaan di wilayah tersebut, yang sebelumnya seringkali hanya diberitakan sebagai wilayah yang terkenal dengan tindak kekerasan. Semua tingkatan masyarakat menerima manfaat dari pogram ini, termasuk para transgender pun sekarang mendapatkan manfaat dana pensiun mulai dari tahun ini," jelasnya.

Lebih dari delapan ratus ribu orang telah mendapat manfaat dari dana pensiun yang didistribusikan dibawah Skema Jaminan Sosial Terpadu / Integrated Social Security Scheme (ISSS). Di divisi Kashmir, tercatat 320.000 penerima bantuan. Sementara 170.000 orang lainnya, 85,000 orang di antaranya berasal dari Kashmir, telah ditambahkan ke dalam daftar penerima manfaat tahun ini.

"Bagi mereka yang belum dicakup dalam skema ini, telah dimasukkan dalam Program Bantuan Sosial Nasional / National Social Assistance Program (NSAP), sebuah skema yang disponsori secara terpusat, di mana dana pensiun secara langsung dikirimkan ke masing-masing rekening bank penerima bantuan," katanya.

Dirinya melanjutkan, lebih dari 150.000 orang telah mendapat manfaat dari skema ini. Penerima manfaat juga telah diberikan tambahan 500 Rupee per orang di luar dana pensiun reguler mereka tahun ini. Penerima manfaat ini termasuk para janda dan penyandang cacat.

Selain itu, dirinya juga mengatakan adanya perlindungan asuransi kesehatan gratis sebesar 500.000 Rupees per keluarga per tahun. Di Union Territory, juga terjadi peningkatan 250 persen siswa dari keluarga kurang mampu, minoritas, kelas ekonomi terbelakang, pemulung dan tukang sapu mendapat fasilitas dari berbagai skema beasiswa.

Selama pandemi Covid-19, pihak berwenang setempat dengan cepat membagikan masker, sanitizer dan barang-barang untuk cuci tangan bagi anak-anak. Komisi khusus juga telah dibentuk untuk memantau kesehatan anak-anak ini dan memastikan akses medis yang mudah untuk perawatan dan nutrisi sehat bagi mereka.

Berbagai proyek besar yang sebelumnya tertunda, sekarang kembali dilanjutkan dengan kecepatan dan tekad yang tinggi, menghubungkan desa-desa terpencil dengan jalur utama, menghubungkan jutaan orang dengan peluang dan kemakmuran yang lebih baik dan mengubah Kashmir menjadi tujuan yang dicari oleh para wisatawan dan pengusaha.

"Proyek-proyek ini, selain menyediakan lapangan kerja bagi pemuda setempat, juga akan mengubah wajah Kashmir dari yang sebelumnya," pungkasnya. Adt 

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…