PPDB Zonasi Tidak Efektif, Sekolah di Banyuwangi Dimerger

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tampak depan Korwilker Satdik Kecamatan Banyuwangi.SP/BO
Tampak depan Korwilker Satdik Kecamatan Banyuwangi.SP/BO

i

SURABAYA PAGI, Banyuwangi – Hampir seluruh Wali murid di Kabupaten Banyuwangi telah mempunyai fanatisme terhadap sekolah tertentu. Hal ini membuat Penerapan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dinilai kurang efektif untuk pemerataan siswa didik di Kabupaten Banyuwangi.

Terbukti, meski PPDB sudah menerapkan sistem zonasi, masih ada sekolah yang muridnya sangat minim, bahkan yang lebih parah ada yang sampai ditutup.

Hal ini terjadi pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang ada di wilayah Koordinator Wilayah Kerja (Korwilker) Satuan Pendidikan (Satdik) Kecamatan Banyuwangi. Kepala Korwilker Satdik Kecamatan Banyuwangi, Purwanto membenarkan adanya SDN di wilayah kerjanya yang kekurangan murid dampak penerapan PPDB.

Ditanya adanya sekolah yang tutup di Korwilker Satdik Kecamatan Banyuwangi karena minim siswa, Purwanto tak menampiknya. Sekolah yang ditutup itu adalah SDN 1 Pengajuran.

"Penutupannya sudah mendapat Surat Keputusan (SK) Bupati yang keluar bulan Juli 2020 kemarin. Alasannya, kenapa sekolah saya tutup, karena sekolah ini selama tiga tahun berturut-turut muridnya kurang dari 60 anak. Sedangkan aturan Pemerintah, apabila ada sekolah selama tiga tahun berturut-turut dengan total kelas 1 sampai kelas 6 muridnya tidak mencapai 60 murid, maka sekolahan itu wajib digabungkan dengan sekolah yang berdekatan. Tapi apabila dalam jarak 300 meter tidak ada sekolah lain, maka sekolah itu tetap dipaksakan buka," jelasnya.

Purwanto mengungkapkan, SDN Pengajuran 1 sudah dimerger dengan SDN Pengajuran 2. Segala aset dan murid sebanyak 20 anak juga akan dipindahkan secara langsung di SDN Pengajuran 2, yang sudah mendapat ketetapan dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi.

Tag :

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…