Tebar Bau Menyengat, Pabrik Panci Diprotes Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Dusun Ngelinguk, Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto saat menunjukkan surat protes keberadaan pabrik peralatan dapur logam.SP/Dwy Agus Susanti
Warga Dusun Ngelinguk, Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto saat menunjukkan surat protes keberadaan pabrik peralatan dapur logam.SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pabrik peralatan dapur dan peralatan meja dari logam di Dusun Ngelinguk, Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto di protes warga. Pasalnya, pabrik yang berdiri sejak dua tahun lalu itu menebar bau menyengat.

Devanan (60), warga sekitar pabrik mengaku resah dengan bau menyengat yang ditimbulkan dari proses peleburan logam ini. Bahkan, warga juga melayangkan surat kepada pihak desa dan juga aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti keresahan warga. 

"Kita (warga) sudah beberapa kali melayangkan surat kepada pihak yang bersangkutan, termasuk Polsek, Polres dan pemerintah desa atas keresahan yang dikeluhkan warga yakni bau menyengat dari pabrik panci ini. Terakhir kemarin kita melakukan musyawarah di Balai Desa,"ucapnya saat ditemui dirumahnya. 

Ia menyebut, hasil musyawarah menghasilkan proses produksi pabrik tersebut akan berhenti pada tanggal 5 dengan catatan menunggu surat dari DLH. 

"Kita juga belum tau, apakah pabrik ini punya izin atau tidak, sebab pabrik ini kita rasa menyalahi aturan. Mereka ini bukan hanya membuat panci melainkan membuat cor alumunium,"tambahnya.

Warga hanya berharap pabrik tersebut berhenti beroprasi atau berpindah lokasi. Sebab, bau menyengat yang ditimbulkan dari peleburan alumunium ini menimbulkan bau menyengat yang sangat menggangu warga. 

"Biasanya pagi baunya ini sangat menyengat, baunya seperti bakaran kabel. Sedangkan bahannya sendiri dari benda - benda bekas yang datang saat tengah malam,"tegasnaya.

Senada juga dikatakan, Sunasih (58), ia mengatakan keberadaan pabrik tak hanya menimbulkan bau menyengat, melainkan berdampak pada kesehatannya. 

"Saya sudah lama memang mengidap penyakit sesak nafas, tapi tidak pernah sampai masuk ke rumah sakit. Namun, sejak adanya pabrik ini, saya sudah dua kali masuk rumah sakit karena menghirup polusinya, terakhir kemarin pada bulan Maret 2020,"ungkap Sunasih yang juga istri Devanan ini.

Kata dia, semenjak beroprasi pabrik panci yang berjarak kurang lebih 20 meter dibelakang rumahnya, dirinya sering mengeluh pusing dan sesak nafas. 

Sementara Itu, dikonfirmasi terkait masalah ini, Didik Khusnul Yaqin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto mengatakan pihaknya baru tahu menahu terkait keberadaan pabrik dan pengaduan keluhan masyarakat tersebut. 

"Terimakasih infonya, segera saya akan tugaskan anggota untuk cek ke lapangan dan melakukan koordinasi dengan pihak desa, kecamatan serta perizinan," pungkasnya. 

Sekedar informasi, UD SJA sudah mengantongi persetujuan perubahan penggunaan dan penempatan lahan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemkab Mojokerto sejak tanggal 19 Agustus 2020 lalu. Pabrik milik dari NRD ini berdiri di lahan seluas 781 meter persegi dengan rencana penggunaan tanah untuk industri peralatan dapur dan peralatan meja dari logam. Dwy

Berita Terbaru

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…