Lagi, Hakim PN Surabaya Meninggal Karena Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Moch. Arifin SH, MH hakim PN Surabaya yang meninggal akibat covdi-19. SP/Budi
Moch. Arifin SH, MH hakim PN Surabaya yang meninggal akibat covdi-19. SP/Budi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali kehilangan salah satu hakimnya, Moch. Arifin SH., MH., yang meninggal dunia pada Rabu (16/09) dini hari pukul 00.45 WIB di salah satu rumah sakit di Semarang.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun...Telah berpulang kerahmatullah salah satu hakim PN Surabaya anggota IKAHI Alm. Moch.Arifin,SH.MH. Tadi pagi dini hari sekitar jam 00.45 WIB di Salah satu Rumah sakit di SEMARANG," tulis Humas PN Surabaya, Martin Ginting dalam pres releasenya.

Menurut Ginting, almarhum meninggal dunia pada usia 56 tahun akibat terpapar virus Covid-19. Almarhum baru bertugas di PN Surabaya sekitar 3 bulan yang lalu, pindahan dari PN Jakarta Barat.

"Sebelumnya almarhum mengambil cuti karena istri yang bersangkutan sedang sakit di Semarang. Dan pada tanggal 7 September yang lalu, dikabarkan telah meninggal dunia dan diduga terpapar virus corona," ucapnya.

Ginting menambahkan bahwa almarhum meninggalkan 4 orang anak yang masih duduk dibangku pendidikan dan saat ini juga sedang di isolasi di semarang.

"Atas meninggalnya almarhum, maka seluruh perkara yang ditangani oleh almarhum akan segera digantikan oleh tim majelis yg akan dirunjuk oleh Ketua PN. KPN mengintruksikan via Humas agar segera dilakukan SWAB bagi seluruh ASN PN SBY," imbuhnya.

Dengan adanya kasus ini, dihimbau kepada para pencari keadilan atau pengguna jasa pengadilan supaya memperketat protokol kesehatan dan bagi yang tidak pakai masker tidak diijinkan masuk area PN SBY.

"Pelayanan PN Surabaya akan tetap berjalan namun telah di himbau ke bagian scurity agar membatasi jumlah orang yang boleh masuk ke PN. Hanya aparat keamanan, para jaksa, para pengacara, wartawan yang boleh masuk ke areal PN. Sedangkan pihak-pihak yang tidak urgent keperluannya maka di larang masuk," katanya.

Lebih lanjut, Ginting berharap kepada gugus tugas covid supaya melakukan Tracking di area PN untuk mencegah adanya cluster-cluster covid 19 di tempat kerja.Jika dari hasil swab nanti banyak yang terpapar maka KPN segera melaporkan kepada KPT JATIM untuk membuat kebijakan yang tepat untuk memutus mata rantai virus di PN.

"Kita berharap hasil swab nanti tidak ada ASN PN Surabaya yang terpapar. Pelayanan tetap berjalan menunggu hasil swab. Diminta kepada seluruh lapisan masyarakat agar bersatu padu mencegah penyebaran virus. Agar bencana ini cepat berlalu dari tanah air," lanjutnya.

Diakhir pers releasenya, atas permintaan Ginting, KPN meminta harus ada disiplin yang tinggi dan kemauan bersama dari rakyat untuk mengatasi virus corona, tanpa dukungan masyarakan maka pemerintah tidak akan dapat maksimal.

"Mari kita disiplin menjaga jarak dan pakai masker, bahkan mulai dua hari ini PEMDA dan Aparat Pengadilan dan kejaksaan sudah mulai melaksanakan operasi Yustisi menghukum para pelanggar protokol kesehatan dengan melaksanakan sidang lapangan menegakkan PERDA pelanggar protokol kesehatan tersebut," pungkas Ginting menirukan ucapan KPN Surabaya. nbd

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…