Pengusaha Tas Asal Garut Ditipu di Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu pelaku penipuan (kaos abu-abu) yang diamankan polisi beserta barang bukti tas. (SP/Ist)
Salah satu pelaku penipuan (kaos abu-abu) yang diamankan polisi beserta barang bukti tas. (SP/Ist)

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Berdalih membeli tas sekolah, seorang warga asal Kecamatan Ujung Pangkah melakukan penipuan terhadap Asep Sumpena (22), warga Kampung Kiaradodot, RT/RW 04/01, Gandamekar, Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Tersangka yakni Ahmad Fatkhullah (35), Jalan Sitarda, RT/RW 001/003, Desa Bolo, Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kejadian berada di Dusun/Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, pada Selasa, (08/9/2020) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kapolsek Mojowarno, AKP Yogas mengatakan, kronologi berawal saat korban dihubungi para pelaku dan akan bertransaksi jual beli tas sekolah sebanyak kurang lebih 90 lusin.

"Setelah korban ketemu dengan pelaku bersama dengan dua orang temannya, yakni Khusnun dan Unggul (DPO), korban diminta menurunkan barang oleh pelaku di sebuah ruko yang tertutup," katanya, Senin (21/9/2020).

Ruko itu, papar Yogas, dipasangi banner dengan tulisan 'Grosir Sepatu Dan Tas Haji Syukur'. Pelaku mengaku bahwa ruko tersebut adalah miliknya, sehingga korban percaya dan menurunkan tas sebanyak +- 90  lusin di teras ruko.

"Saat itu pelaku mengatakan kepada korban bahwa kunci ruko dibawa anak buahnya, jadi yang akan memasukan tas sekolah tersebut biar anak buahnya. Usai menurunkan tas, lantas korban diajak makan oleh Unggul," paparnya.

Korban diajak makan di rumah pelaku yang tidak jauh dari ruko tersebut, sehingga korban setuju dan mengikuti Unggul dengan mengendari mobil truk box. Dan Unggul yang mengendarai motor Honda Vario.

"Korban diajak masuk ke jalan sempit di Desa Mojoduwur, dan kemudian jalan tersebut buntu. Lalu Unggul langsung meninggalkan korban dengan mobil truknya tersebut dijalan buntu," ujar Yogas.

Setelah itu pelaku bersama dengan temannya yang bernama Khusnun (DPO) menaikkan tas yang sudah di bongkar menggunakan mobil box Grandmax nopol S 8201 WG  yang sudah di persiapkanya.

"Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 45 juta. Lalu melapor ke Polsek Mojowarno dan kemudian anggota reskrim Polsek mojowarno melakukan penyelidikan," ujarnya.

Kemudian, lanjut Yogas, pada Kamis, (17/9/2020) sekitar pukul 18.00 WIB, pelaku Ahmad Fatkhullah di amankan di Dusun Grogolan, Desa Rejoslamet, Mojowarno.

"Saat diinterogasi pelaku mengakui, kemudian anggota Reskrim Polsek Mojowarno melakukan pencarian barng bukti tas dan menemukan tas tersebut sebanyak kurang lebih 40 lusin tas sekolah," tandasnya.

Barang bukti yang diamankan yakni satu buah mobil box Daihatsu Grandmax nopol S 8201 WG, 40 lusin tas sekolah, banner dengan tulisan toko grossir tas.

"Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 378 Subs  372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara," pungkasnya.  suf

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…