Pertiwi Indonesia Beri Bantuan 1.000 APD Kepada Muslimat NU Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Pertiwi Indonesia Jatim,Lita Machfud Arifin, menyerahkan bantuan 1.000 APD ke Ketua Muslimat Surabaya.SP/ Alqomaruddin.
Ketua Pertiwi Indonesia Jatim,Lita Machfud Arifin, menyerahkan bantuan 1.000 APD ke Ketua Muslimat Surabaya.SP/ Alqomaruddin.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Ketua Pertiwi Indonesia Jawa Timur, Lita Machfud Arifin, memberikan bantuan sebanyak 1.000 Alat Pelindung Diri (APD) kepada Pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama Kota Surabaya di RSI Jemursari, Surabaya.

Lita menyampaikan, bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dari Pertiwi Indonesia terhadap kesehatan pada tenaga kesehatan dalam memberi layanan perawatan terhadap pasien yang terpapar virus corona atau Covid-19 di Surabaya. Apalagi jumlah nakes yang terpapar dan meninggal terbanyak berada di Kota Pahlawan. Ditambah, dengan penambahan jumlah pasien Covid-19 setiap harinya masih tinggi.

"Saya selaku Ketua Pertiwi Indonesia Jatim, menyerahkan bantuan 1.000 APD ke Ketua Muslimat Surabaya. Kami persilahkan beliau memberi bantuan ke RS naungan muslimat NU. Ini memang kesekian kali Pertiwi Jatim memberi bantuan pada nakes di Rumah sakit-rumah sakit karena Pertiwi Indonesia memiliki misi membantu pengembangan bidang kesehatan dan pendidikan," kata istri bakal Calon Walikota Surabaya, Machud Arifin itu, Senin (21/9/2020).

Sementara itu, Ketua Muslimat NU Surabaya, Lilik Fadilah menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Lita Machfud Arifin.

"Saya mengucapkan ribuan terima kasih atas bantuan APD yang dipercayakan pada Muslimat membagi ke rs dan klinik yang dikelola Muslimat. Terdapat 3 rs yaitu RSI Ahmad Yani, RSI Jemursari, dan RSI Darus Syifa, dan ada satu klinik," ungkapnya.

Ia mengaku bantuan APD ini sangat dibutuhkan oleh Nakes di RS yang berada dalam naungan NU karena beberapa RS NU menjadi rujukan penanganan Covid-19.

"Bantuan ini dibutuhkan karena masa pandemi seperti ini. Selama ini kami tidak pernah menerima bantuan, begitu juga dari Pemkot, baru kali ini kita (Muslimat) menerima APD. Kita hanya pernah dapat masker tapi kalau APD lengkap belum pernah," akunya.

Senada dengan Lilik, Direktur Utama RSI Ahmad Yani, dr Samsul Arifin menyampaikan apresiasinya karena bantuan APD sangat dibutuhkan oleh para nakes.

"Alhamdulillah ini bisa membantu nakes kita karena kebetulan APD kita menipis karena saat ini ada 80 pasien. Sedangkan setiap harinya kita butuh 40-80 APD," ujarnya.

Ia mengaku, akhir-akhir ini tidak mendapat bantuan APD dari Pemkot Surabaya padahal itu sangat dibutuhkan untuk melindungi nakes yang berada di garda terdepan. Pemkot terakhir seingatnya hanya memberi bantuan 1 unit ventilator.

"Dulu pernah ya tapi ini sudah lama gak dapat, terakhir cuma dapat ventilator satu, kemudian lima ventilator dari provinsi. Kalau APD belum dari Pemkot Surabaya," pungkasnya. Alq

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…