DPRD Gresik Minta Perpendek Birokrasi Administrasi Kependudukan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Syaikhu Busyiri (kanan) dan Sholahuddin saat menggelar jumpa pers di Ruang Komisi DPRD Gresik. SP/M.AIDID
Syaikhu Busyiri (kanan) dan Sholahuddin saat menggelar jumpa pers di Ruang Komisi DPRD Gresik. SP/M.AIDID

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Komisi 1 DPRD Kabupaten Gresik berinisiatif memangkas birokrasi kepengurusan administrasi kependudukan (adminduk) yang selama ini masih dikeluhkan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Gresik Syaikhu Busyiri mengatakan jika saat ini pihaknya terus mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar memanfaatkan teknologi terkini sehingga kepengurusan adminduk bisa selesai di kecamatan.

Politikus PKB ini menyatakan selama ini, masyarakat sangat terbebani dengan kepengurusan adminduk yang terlalu ribet dan rumit sehingga prosesnya terlalu lama.

"Jadi tahun depan sudah harus seluruh pengurusan KK, KTP maupun akta bisa dilakukan di seluruh kecamatan. Saat ini hanya tiga kecamatan yang bisa," ungkapnya pada jumpa pers, Kamis (5/11).

Syaiku menambahkan, komisinya juga menerima laporan jika petugas register yang ada di desa perannya belum maksimal. Sebab, selama ini hanya diberikan honor yang sangat minim. 

Maka dari itu, ia juga mendorong petugas dispendukcapil bisa ditugaskan di seluruh desa yang ada di Gresik. Nanti, legislatif siap menyetujui anggaran untuk gaji maupun honor.

"Kami menyiapkan 9 Miliar untuk itu, nanti petugas dispendukcapil di desa bisa langsung update misal ada kematian atau kelahiran sehingga langsung bisa diterbitkan di kecamatan," imbuhnya. 

Anggota Komisi 1 lainnya, Sholahuddin menambahkan pihaknya mendorong agar pelayanan Adminduk di kecamatan bisa segera dilakukan dan dieksekusi.

Sehingga, dia juga meminta OPD terkait seperti dispendukcapil dan diskominfo bisa bersinergi. "Nanti, yang diskominfo bisa menyiapkan IT serta perangkat lain agar bisa diterapkan di kecamatan," tuturnya.

Sementara itu Kepala Dispendukcapil Khusaini mengungkapkan layanan dokumen kependudukan bagi masyarakat sudah bisa dilakukan dimana saja melalui aplikasi POEDAK (Pelayanan Online Pendaftaran Administrasi Kependudukan).

Sedangkan untuk cetak dokumen bisa dilakukan di kecamatan. Sampai hari ini sudah ada 9 kecamatan yang bisa mengakses pembuatan Adminduk yakni Driyorejo, Menganti, Benjeng, Kedamean, Cerme, Ujungpangkah, Panceng, Dukun dan Sidayu. 

"Kecamatan lainnya masih proses. Pada akhirnya nanti seluruh proses administrasi kependudukan bisa dilakukan di seluruh kecamatan yang ada di Gresik," tambahnya. did

 

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…