Machfud Arifin Akan Hidupkan Lagi Ekonomi Warga Sekitar Gelora 10 November

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Machfud Arifin mendengarkan cerita para tukang becak, Bentor dan PKL di lingkungan Gelora 10 November.SP/Alqomaruddin.
Machfud Arifin mendengarkan cerita para tukang becak, Bentor dan PKL di lingkungan Gelora 10 November.SP/Alqomaruddin.

i

 SURABAYAPAGI, Surabaya - Pasca ditutupnya Gelora 10 November dan Wisma Karang Gayam di Tambaksari melumpuhkan perekonomian. Hal itu dapat dirasakan Sambari 45 tahun warga Tambaksari. 

"Dulu saya mampu menghidupi keluarga dari sini mas. Sejak lapangan ini ditutup dan tidak ada yang latihan disini lagi. Disini jadi sepi mas," ungkap pria yang berprofesi sebagai tukang pecak ini. 

Sambari mengaku dirinya sudah 30 tahun bekerja sebagai tukang becak di lingkungan lapangan Gelora 10 November ini. Bersama ribuan teman seprofesinya Sambari mengingat adanya perubahan dan ada peningkat hidup untuk warga Tambaksari. 

"Kita butuh perubahan, kita dukung Pak Machfud. Kami yakin Pak Machfud memperhatikan nasib kami," katanya. 

Kepedulian Calon Wali Kota Surabaya nomor 2, Machfud Arifin terhadap nasib masyarakat bawah sangat tampak. Mantan Kapolda Jatim ini dengan seksama mendengarkan cerita para tukang becak, Bentor dan PKL di lingkungan Gelora 10 November.

Dengan rasa gembira para tukang becak bentor dan PKL di lingkungan Gelora 10 November menyambut kedatangan Machfud Arifin dan mengajak keliling menaiki bentor di sekitar Gelora 10 November. 

Sementara itu, Calon Walikota Surabaya nomor 2, Machfud Arifin berjanji akan kembalikan kehidupan warga di sekitar gelora 10 November dengan membuka kembali lapangan 10 November untuk latihan warga Surabaya sehingga perekonomian warga sekitar dapat tumbuh kembali. 

" Kedepannya kita akan tata, kita akan fungsikan lapangan ini untuk latihan, ini akan berdampak kepada masyarakat disini , perekonomian akan tumbuh," ungkap mantan Kapolda Kalimantan Selatan ini. 

Machfud Arifin menegaskan, bahwa masyarakat kecil ini harus mendapat perhatian dari pemerintah. "Kehidupan masyarakat kecil harus diperhatikan. Itu yang kita utamakan, seperti tagline saya Maju Kota ne, makmur wargane," katanya. Alq 

Berita Terbaru

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebuah rumah di kawasan Dharmahusada Permai, Surabaya, menjadi sorotan dalam persidangan perkara dugaan sindikat penipuan daring l…

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Mantan Wali Kota Madiun Maidi menghadapi tuntutan berat dalam perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang ditangani Komisi P…

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut Maidi dengan pidana tujuh tahun dua bulan penjara dalam perkara dugaan pemerasan bermodus d…

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Banten — SMK Budi Luhur Tangerang menjajaki kolaborasi dengan PT Cyberindo Aditama (CBN) dan PT Digdaya Duta Digital (Digdaya) untuk m…

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…