Pencuri Kambing Tinggalkan Motornya, Kini Masih Dalam Pengejaran Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Motor milik pelaku pencuri kambing yang ditinggal kabur. SP/Les
Motor milik pelaku pencuri kambing yang ditinggal kabur. SP/Les

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar -  Pencuri satu ini harus tinggalkan motornya demi selamatkan diri, setelah kepergok warga.

Peristiwa pencurian kambing milik Suwignyo 41 warga Dusun Sanggrahan Rt.01/Rw.01 Desa Ngaglik yang terjadi pada Minggu (22/11) dini hari itu,  awalnya saat warga desa setempat yaitu Mariaji 55, Suyadi 41 dan Bagiyo 37 warga desa yang sama sedang melakukan Siskamling dengan keliling kampung (Ronda), ketika lewat di kandang kambing milik Suwignyo, mereka bertiga melihat kambing milik korban yang terletak di belakang rumahnya, diketahui tidak ada di tempat, rasa penasaran akhirnya  Mariaji 55 memutuskan membangunkan korban (Suwignyo) atas hilangnya kambing miliknya.

" Kejadiannya pada Minggu dini hari (22/11) sekitar pukul 02.45 dini hari tadi, setelah di bangunkan oleh Mariaji,  mereka sepakat mencari kambingnya." Terang Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP. Ardi Purboyo S.IK se izin Kapolres Blitar Kota AKBP.Leonard M Sinambela S.IK SH MH.

Dalam pencarian kambing, mereka berempat melihat ada seseorang sedang  menaiki kambing yang dimasukkan ke Obrok (keranjang bambu) ke atas Motor, selain melihat aksi pelaku, juga mendengar suara gaduh  Kambing (Mengembik),  spontan mereka berteriak maling, mendengar teriakan maling,  pelaku yang diketahui sendirian itu spontan melarikan diri, dengan meninggalkan kambing berjenis betina dengan bulu putih coklat dan sepeda motor Jenis Honda Supra Hitam, sedang jarak rumah Suwignyo dan ditemukannya kambing serta motor berjarak sekitar 500. 

Sementara menurut keterangan Suwignyo di Polsek Srengat (Minggu 22/11) persis yang dialami saat saat di ditemukanya kambing miliknya bersama Mariaji dan teman temanya, karena melihat kambingnya Spontan mereka teriak maling, dan pelaku melarikan diri sambil meninggalkan motor dan kambingnya.

"Saat diketahui pemilik kambing dan tiga penjaga Kampung,mendengar teriakan maling,  pelaku yang hanya sendirian itu langsung melarikan diri, tanpa membawa hasil curian termasuk sepeda motornya, akhirnya kambing dan motor milik pelaku di bawa ke Polsek Srengat  setelah di lakukan olah TKP." AKP.Ardi menambahkan.

Ketika petugas Polsek Srengat dan team Inafis Reskrim Polres Blitar Kota mendatangi TKP,  ditemukan Kambing jenis betina, motor Honda jenis Supra warna hitam yang diduga milik pelaku, guna penyelidikan barang barang bukti tersebut di boyong ke Polsek Srengat guna penyelidikan sekaligus memeriksa para saksi.

Sedang barang bukti yang dibawa petugas dari TKP, selain kambing, juga mengamankan 1 Unit Motor Honda Supra hitam dengan nomor Polisi AG 5636 KBS, sebuah Ponsel Nokia Hitam 1 buah Senapan angin kaliber 4.5,  sebuah keranjang bambu(obrok) dan 1 ekor kambing betina, juga ditemukan sebuah jaket kulit warna hitam.

"Untuk motor Honda jenis Supra dengan No.Pol.AG 5636 KBS kita lakukan  koordinasi dengan Lalu lintas tentang kebenaran Nomor Polisi kendaraan tersebut, dan barang barang lainya termasuk Senjata Angin dan Jaket untuk bahan penyelidikan, doakan segera terungkap yaa Rekan rekan." Pungkas AKP.Ardi Purbaya yang akrab dengan Wartawan ini. Les

 

Berita Terbaru

Desak Pemulihan PJU Pantura, PK PMII Sunan Drajat Serahkan Policy Brief ke Wabup Lamongan

Desak Pemulihan PJU Pantura, PK PMII Sunan Drajat Serahkan Policy Brief ke Wabup Lamongan

Kamis, 23 Jul 2026 17:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 17:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Ratusan titik penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Pantura, khususnya Kecamatan Paciran dan Brondong diketahui sudah tidak bisa…

Rayakan Hari Anak Nasional, KAI Daop 7 Beri Ruang Ekspresi Anak Disabilitas Terkait Perjalanan Kereta Api

Rayakan Hari Anak Nasional, KAI Daop 7 Beri Ruang Ekspresi Anak Disabilitas Terkait Perjalanan Kereta Api

Kamis, 23 Jul 2026 15:18 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com. Blitar - Setiap tanggal 23 Juli, KAI Daop 7 Madiun, sambut Hari Anak Nasional, harl ini (Kamis 23 Juli 2033) di gelar di stasiun Blitar…

Wujudkan Pertanian Berbasis Data, Dinas Pangan Sidoarjo Matangkan Implementasi SIGAP

Wujudkan Pertanian Berbasis Data, Dinas Pangan Sidoarjo Matangkan Implementasi SIGAP

Kamis, 23 Jul 2026 14:54 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai wujud langkah awal memperkuat penerapan sistem pertanian berbasis data dan teknologi informasi agar pengambilan kebijakan…

Pemkab Ponorogo Lelang Puluhan Kendaraan Dinas, Mayoritas Roda Dua Tahun 1990-2010

Pemkab Ponorogo Lelang Puluhan Kendaraan Dinas, Mayoritas Roda Dua Tahun 1990-2010

Kamis, 23 Jul 2026 14:48 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat banyaknya kendaraan aset milik daerah yang sudah tidak digunakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Badan…

Perketat Pengawasan, Pemkot Segel 250 Titik Parkir Tak Berizin di Surabaya

Perketat Pengawasan, Pemkot Segel 250 Titik Parkir Tak Berizin di Surabaya

Kamis, 23 Jul 2026 14:40 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bagian dari penertiban pengelolaan parkir sekaligus memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi aturan yang berlaku,…

Menjaga Anak dari Perundungan, Satgas Jaga Anak NU PCNU Lamongan Gelar Training of Trainer Anti Bullying

Menjaga Anak dari Perundungan, Satgas Jaga Anak NU PCNU Lamongan Gelar Training of Trainer Anti Bullying

Kamis, 23 Jul 2026 14:38 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Komitmen untuk terus memberikan perlindungan kepada anak dari upaya perundungan baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat,…